Agus Martowardojo Prediksi Ekonomi RI Minus 6% di Kuartal II, Bisa Resesi?

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 20 2256113 agus-martowardojo-prediksi-ekonomi-ri-minus-6-di-kuartal-ii-bisa-resesi-9nvSu0pXFW.jpg Agus Martowardojo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2013-2018 Agus Martowardojo, memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2020 akan ada di kisaran negatif atau minus 4% hingga 6%. Padahal, rata-rata pertumbuhan ekonomi di 5 tahun terakhir berada di angka 5%

"Akibat Covid ekonomi sudah turun 2,9%. Kita semua prediksi ekonomi Indonesia di kuartal II-2020 tumbuh negatif, kita melihat negatif 4% sampai 6%," kata Agus dalam diskusi secara virtual, Senin (3/8/2020).

Baca Juga: Kemenkeu Usul Layanan Pemerintah Berbasis Data NIK dan NPWP

Mantan Menteri Keuangan ini juga menyatakan bahwa, dalam 3 tahun terakhir defisit anggaran APBN tidak pernah sampai di angka 2,6%. Namun, karena covid-19 pemerintah telah membuka defisit APBN tadinya di 1,7% melonjak ke 6,3%.

Agus mengimbau agar menghindari Indonesia dari resesi, kedisiplinan akan protokol kesehatan harus segera ditingkatkan. Apalagi, tantangan semakin besar jika second wave atau gelombang kedua pandemi terjadi.

"Berhasil atau tidaknya upaya stabilisasi ekonomi ini tergantung pada kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan." tegasnya.

Baca Juga: Uni Eropa Resesi, Indonesia Tinggal Tunggu Waktu Saja

Agus juga memproyeksikan kinerja perekonomian pada kuartal III bisa tumbuh positif, walaupun hasilnya akan negatif. Untuk itu, Agus kembali menekankan agar masyarakat patuh pada protokol kesehatan .

"Ini merupakan tantangan yang besar, kita bisa hanya mengandalkan pada pemerintah, seluruh komunitas dan masyarakat harus bersatu untuk menyadarkan pentingnya protokol kesehatan. Seperti pakai masker, karena ekonomi harus jalan" jelasnya.

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini