Ekonomi Kuartal II Minus 5,32%, Sri Mulyani: Indonesia Belum Resesi

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 20 2257548 ekonomi-kuartal-ii-minus-5-32-sri-mulyani-indonesia-belum-resesi-uXqqArNOBP.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa Indonesia masih belum resesi. Walaupun ekonomi kuartal II-2020 tumbuh minus 5,23% (year on year/yoy).

Dirinya menjelaskan, kontraksi ini baru pertama kali dialami Indonesia. Walaupun tiap kuartal mengalami penurunan.

 Baca juga: Ekonomi Minus 5,32%, Bagaimana Kondisi Sistem Keuangan Indonesia?

"Kita kalau melihat year on year, belum (resesi)," ujar Sri Mulyani saat konferensi pers KSSK, Jakarta, Kamis (5/8/2020).

Dirinya menjelaskan, bila mengukur resesi harus dilihat dari year on year dua kuartal berturut-turut. Indonesia menurutnya baru mengalami pertama kali kontraksi ekonomi.

 Baca juga: Ini Senjata Terakhir agar RI Tak Masuk Jurang Resesi

"Pertama kali ekonomi Indonesia terkontraksi dan ini akan menjadi pemicu bagi kita akan kuartal III dan IV agar tidak negatif atau bisa dihindarkan dalam zona negatif growth," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, dengan adanya pemulihan ekonomi yang terjadi maka kuartal III-2020 ditargetkan tumbuh 0%-0,5%. "Memang probabilitas negatif masih ada karena masih ada penuurunan di beberapa sektor tidak secara cepat akan pulih kembali," ujarnya.

Sementara itu, lanjutnya, kuartal IV-2020 berharap bisa tumbuh mendekati 3%. "kalau itu terjadi maka keseluruhan ekonomi 2020 diharapkan kan tetap di zona positif mimnimal 0% -1%," ujarnya.(rzy)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini