Uang Kaget, Karyawan Dapat Gaji Tambahan Rp2,4 Juta Langsung Masuk Rekening

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 06 Agustus 2020 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 320 2257856 uang-kaget-karyawan-dapat-gaji-tambahan-rp2-4-juta-langsung-masuk-rekening-UxkyaFziZa.jpg Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp5 Juta Akan Dapat Gaji Tambahan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta dan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat gaji tambahan dari pemerintah sebesar Rp600.000 per bulan. Gaji tambahan tersebut akan diberikan selama 4 bulan, berarti setiap pekerja mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp2,4 juta.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengatakan, bantuan gaji tambahan kepada pekerja dengan pendapatan tertentu menjadi stimulus lanjutan pemerintah untuk menggerakan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Pekerja yang Terima Rp600.000/Bulan Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

"Bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2020).

Saat ini program stimulus tersebut sedang tahap finalisasi. Rencananya bantuan gaji tambahan akan diberikan melalui Kementerian Ketenagakerjaan pada September 2020.

Baca Juga: Para Pegawai Akan Diberi Bantuan Rp600.000 Selama 6 Bulan

"Pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Pra Kerja. Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” jelas Erick Thohir.

Adapun penerima bantuan ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana memberi bantuan berupa uang tunai atau gaji kepada setiap pegawai selama enam bulan. Rencana ini masih digodok oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan jajarannya.

Adapun, pemberian bantuan tersebut diketahui merupakan salah satu skema dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Rencananya, nominal bantuan yang akan diberikan pemerintah jumlahnya senilai Rp600.000.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan rencana itu masih harus dibahas. Namun rencana itu merupakan alternatif dalam membantu masyarakat kelas menengah.

Uang tersebut nantinya akan diberikan kepada setiap pegawai selama 6 bulan lamanya. Namun demikian, tidak semua pegawai akan mendapat bantuan tersebut. (feb)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini