Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ancaman Resesi, untuk Apa Pegang Uang Tunai Banyak?

Fakhri Rezy , Jurnalis-Sabtu, 08 Agustus 2020 |04:06 WIB
Ancaman Resesi, untuk Apa Pegang Uang Tunai Banyak?
Rupiah (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Saat ekonomi tengah dihadapkan oleh ancaman resesi, membuat masyarakat berfikir akan memegang uang tunai dengan banyak. Apalagi, dengan adanya istilah cash is the king dalam kondisi ketidakpastian Covid-19 saat ini.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, pada saat situasi krisis seperti saat ini memang uang cash menjadi hal yang sangat hal yang penting. Namun bukan berarti semua kebutuhan bisa dipenuhi oleh uang cash.

"Sebenarnya menjaga likuiditas itu menjaga nilai kecukupan harta likuid tunai kita harta yang bisa dicairkan berupa uang," ujarnya saat dihubungi Okezone.

 Rupiah

Menurut Mike, jika hanya mengandalkan uang cash yang dalam hal ini berupa dana darurat tidak akan cukup untuk mengcover semua kebutuhan. Mengingat kebutuhan di saat pandemi ini sangat besar.

"Benar cash is king dalam kondisi seperti ini. Tapi kan tidak semuanya kalau kita hanya mengandalkan cash saja kebutuhan yang namanya emergency itu tidak bisa ditebak berapanya karena itu jika tidak bisa kalau kita hanya mengandalkan cash saja kebutuhan akan cash itu akan sangat besar," jelasnya.

Baca selengkapnya: Ancaman Resesi, Benarkah Harus Pegang Uang Tunai Banyak?(rzy)

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement