Share

Bagaimana Cara Leasing Bertahan dari Covid-19?

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 320 2260995 bagaimana-cara-leasing-bertahan-dari-covid-19-c5VbiMhPxH.jpeg Perusahaan Pembiayaan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyebut bahwa pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi perusahaan pembiayaan atau leasing. Namun, perusahaan pembiayaan yang tergabung di dalam APPI telah menyusun strategi untuk bertahan di tengah pandemi.

Suwandi mengatakan, strategi yang pertama adalah efisiensi biaya. Menurutnya, dengan adanya pandemi Covid-19 pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain juga menjadi terbatas.

"Kita baru sadar bahwa ternyata kita bisa produktif melalui kegiatan video conference, menggunakan teknologi sebagai alat pendukung bekerja, dan jika tidak ada covid mungkin kita tidak mengetahui ini bisa kita lakukan," ujar Suwandi dalam diskusi virtual, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: OJK Catat 6,73 Juta Debitur Restrukturisasi Kredit Rp784,3 Triliun, Terbanyak UMKM

Untuk strategi kedua, Suwandi menyebut perusahaan pembiayaan akan selektif memilih debitur. Sebab, di masa pandemi saat ini turut mengubah pola.

"New normal bukan hanya dalam kehidupan tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan industri ke depannya," kata dia.

Strategi ketiga terkait sumber dana. Menurutnya, sumber dana merupakan sesuatu yang sangat penting bagi perusahaan pembiayaan karena merupakan darah dari perputaran agar perusahaan pembiayaan bisa bertumbuh.

"Kita bisa bertumbuh, jadi industri yang sangat besar tentu tidak lepas dari dukungan perbankan," katanya.

Agar perusahaan pembiayaan bisa mendapatkan pembiayaan baru, Suwandi menyebut hal itu tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi Indonesia, karena pertumbuhan ekonomi juga terkait besar dengan daya beli masyarakat yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi dari tahun 2000-an sampai dengan sebelum Covid-19 terjadi.

"Kami sangat perlu dukungan likuiditas perbankan, Besar harapan kami saat ini ini sudah ada PP 43/2020 di mana likuiditas ini bukan hanya kepada UMKM saja tapi bisa juga kepada korporasi dan lembaga industri keuangan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini