Penerimaan Perpajakan 2021 Ditarget Rp1.481,9 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 20 2262270 penerimaan-perpajakan-2021-ditarget-rp1-481-9-triliun-VJwsMdx4mF.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 pendapatan negara dipatok Rp1.776,4 triliun. Hal ini untuk mendanai kegiatan pembangunan di tahun 2021.

"Yang utamanya dari penerimaan perpajakan Rp1.481,9 triliun, dan penerimaan negara bukan pajak Rp293,5 triliun," kata Presiden Jokowi di Gedung DPR RI, di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

 Baca juga: Jokowi Kejar Pendapatan Negara Rp1.776,4 Triliun, Bisa?

Jokowi menjelaskan, dari sisi perpajakan, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya perluasan basis pajak, serta perbaikan tata kelola dan administrasi perpajakan.

"Hal itu akan dilakukan pemerintah, dalam rangka meningkatkan dan menggali sumber-sumber penerimaan pajak yang dianggap potensial," katanya

 Baca juga: Defisit Anggaran 2021 Melebar Jadi 5,5%, Nilainya Rp971,2 Triliun

Dari sisi cukai, nantinya pemerintah berencana akan melakukan pengembangan sistem pengawasan cukai terintegrasi, serta ekstensifikasi cukai untuk mengendalikan eksternalitas negatif.

"Pada tahun 2021 mendatang, langkah untuk mengoptimalkan pendapatan negara bukan pajak atau PNBP juga akan dilakukan, antara lain adalah dengan upaya peningkatan kuantitas dan kualitas layanan," katanya.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan inovasi layanan perpajakan, perluasan objek audit bersama, perencanaan lifting migas yang efektif, serta efisiensi biaya operasi migas.

"Di samping itu, perbaikan proses perencanaan dan pelaporan PNBP juga akan terus diperkuat, dengan menggunakan sistem teknologi informasi yang terintegrasi," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini