Pulihkan Ekonomi, Singapura Tambah Anggaran Stimulus Rp85,8 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 18 Agustus 2020 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 20 2263721 pulihkan-ekonomi-singapura-tambah-anggaran-stimulus-rp85-8-triliun-KzExaFj13B.png Singapura (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah Singapura menambah anggaran stimulus ekonomi sebesar SGD8 miliar atau USD5,8 miliar (setara Rp85,8 triliun dengan kurs Rp14.800 per USD). Hal ini menyusul ekonomi negeri singa mengalami resesi yang berada di bawah tekanan pandemi virus corona

"Dampak ekonomi yang dihasilkan sangat parah. Ekonomi global tetap sangat lemah dan pemulihan akan bergantung pada seberapa baik negara-negara menahan penyebaran virus," ujar Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Heng Swee Keat melansir CNBC, Selasa (18/8/2020)

Baca Juga: Ekonomi Jepang hingga Malaysia Minus, Awas RI Terseret Tsunami Resesi 

Singapura sendiri melaporkan salah satu kontraksi ekonomi terburuk di Asia selama paruh pertama tahun ini. Perekonomian Dibukannya ekonomi ternyata tetap tergantung perdagangan yang justru terpukul karena langkah-langkah lockdown yang dilakukan di seluruh dunia yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pada minggu lalu, negara-negara di Asia Tenggara melaporkan kontraksi 13,2% secara tahunan (year on year/yoy) di kuartal II-2020 sekaligus menjadi rekor terburuk. Pemerintah Singapura memperkirakan ekonomi akan minus 5% dan 7% tahun ini, yang akan menjadi resesi terburuknya.

Baca Juga: UMKM Jangan Cuma Dikasih Rp48 Triliun tapi Bikin Melek Digital 

Banyak dari langkah dukungan yang diumumkan oleh wakil perdana menteri pada hari Senin merupakan perpanjangan dari kebijakan yang ada. Seperti, perpanjangan subsidi upah selama tujuh bulan hingga Maret 2021. Jumlah subsidi yang dapat diterima perusahaan bergantung pada “proyeksi pemulihan” dari berbagai sektor.

Selain itu, pemerintah juga melakukan tambahan 187 juta dolar Singapura atau USD136,5 juta atau Rp2,03 triliun sebagai bantuan untuk sektor penerbangan. Lalu pemerintah juga melakukan pembayaran tunai untuk orang Singapura yang menganggur atau mereka kehilangan pendapatan yang signifikan dan pekerja berupah rendah.

Sementara itu, langkah-langkah baru yang diumumkan oleh Heng termasuk 320 juta dolar Singapura dalam kredit pariwisata bagi warga Singapura untuk mendorong pariwisata domestik.

Sebelum langkah-langkah dukungan hari Senin diumumkan, pemerintah Singapura telah menggali cadangannya untuk mendanai empat paket stimulus fiskal senilai hampir 100 miliar dolar Singapura, atau sekitar 20% dari PDB.

“Kami berniat mendanai langkah-langkah ini dengan merelokasi uang dari daerah lain, seperti belanja pembangunan yang tertunda akibat Covid-19. Tidak ada rencana untuk menggunakan cadangan masa lalu untuk tindakan ini, di luar apa yang telah disetujui sebelumnya,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini