Sementara itu, menguatnya Euro didukung iklim bisnis Jerman yang naik lebih dari harapan pada Agustus. Industri manufaktur dan jasa meningkat, sehingga menjadi harapan ekonomi Eropa akan pulih dari guncangan pandemi virus corona.
Baca Juga: Dolar Anjlok Imbas Intervensi Bank Sentral AS
Dolar juga melemah terhadap mata uang berisiko, tetapi menguat terhadap safe-haven seperti yen Jepang setelah Amerika Serikat dan China masih berkomitmen pada kesepakatan perdagangan Fase Satu.
Dolar Australia naik 0,49% menjadi USD0,7196. Greenback naik 0,36% terhadap yen menjadi 106,35 yen.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.