Presiden Jokowi: Terlalu Banyak Eselon PNS Buat Anggaran Sulit Diawasi

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2020 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 320 2267633 presiden-jokowi-terlalu-banyak-eselon-pns-buat-anggaran-sulit-diawasi-IvIlNVGW1l.png Jokowi (Foto: BPMI Setpres)

BOGOR - Pemerintah telah mengambil langkah untuk melakukan pemangkasan eselon III dan IV dari jabatan struktural yang ada di tubuh birokrasi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa pemangkasan ini perlu dilakukan agar tidak memperpanjang proses birokrasi.

“Karena terlalu banyak eselon akan semakin memperpanjang birokrasi,” katanya saat memberikan sambutan dalam Aksi Nasional Pencegahan Korupsi di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga: Tenang, Jokowi Sebut Pemangkasan Eselon PNS Tak Kurangi Penghasilan 

Dia mengatakan semakin banyaknya jabatan struktural akan semakin membuat anggaran terpecah dalam unit-unit kecil. Hal ini membuat pengawasan akan sulit dilakukan.

“Akan semakin memecah anggaran dalam unit kecil-kecil yang sulit pengawasannya. Dan anggaran akan habis digunakan hanya untuk rutinitas saja. Inilah yang sejak awal saya sampaikan dan inilah yang saya tidak mau,” ungkapnya.

Jokowi menegaskan bahwa anggaran seharusnya bukan hanya untuk kegiatan rutin saja tapi juga untuk program-program strategis nasional.

“Saya minta agar anggaran digunakan untuk membiayai program yang strategis, yang relevan dengan kebutuhan kita, yang menjawab kepentingan masyarakat dan yang membawa lompatan-lompatan kemajuan kita,” pungkasnya.

Presiden Jokowi Tinjau Posko Penanganan Covid-19 Provinsi Aceh

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini