Sementara itu, mengenai pelemahan pada Senin lalu terjadi setelah pengumuman data pengangguran Amerika Serikat dirilis. Dan juga ada optimisme terhadap pemulihan dari pandemi corona (covid-19) dengan mulai dilakukannya uji coba vaksin dari beberapa negara.
Sebagai informasi, harga emas sempat menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di angka USD2.072.60 per troy ons atau sekitar Rp30,4 juta per troy per ons. Namun pada Senin lalu, harga emas mengakhiri momen kenaikannya dengan saat ini angkanya berada di kisaran USD1900 per troy ons atau sekitar Rp27,8 juta per troy ons.
"Setelah data pengangguran Amerika Serikat di rilis dan optimisme terhadap pemulihan dari pandemi covid-19 mulai tampak dengan uji coba vaksin dari beberapa negara, perdagangan emas terus merosot dari level tertinggi," jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.