"Setiap jualan aku pasti bikin costing. Aku pasti bikin di excel. Ada resep nih misalnya, aku masukin resepnya gula 20 gram misalnya, harga gula berapa sih per kilogramnya. Misalnya harga gula Rp13.000," jelasnya.
Selain itu, ongkos listrik dan air juga harus menjadi hitungan. Termasuk tenaga yang dikeluarkan harus dimasukan ke dalam hitungan.
"Aku tuh enggak pernah asal ngasih hitungannya. Aku bikin hitungan food cost-nya itu berdasarkan kebutuhan yang dipakai. Aku masukin termasuk seperti listrik juga dihitung," jelasnya.
Jadi modal yang dikeluarkan adalah sesuai dengan jumlah pesanan PO yang didapat. Dari situlah nanti akan terlihat. Satu hal yang menguntungkan dari bisnis jenis PO adalah, modal dan keuntungan terukur sebab jumlah pemesan sudah terlihat sejak awal produksi cheese cup.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.