Lagi, Sri Mulyani Revisi Target Ekonomi 2020 Jadi Minus 1,1%

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 320 2271000 lagi-sri-mulyani-revisi-target-ekonomi-2020-jadi-minus-1-1-c5IsHiQ4t7.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merevisi target pertumbuhan ekonomi pada tahun ini menjadi minus 1,1 hingga 0,2%. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan turunnya proyeksi ini dikarenakan, pertumbuhan ekonomi masih akan tertekan akibat adanya pandemi Covid-19.

“Pemerintah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini minus 1,1% hingga 0,2%. Jadi hanya mendekati nol, jadi pertumbuhan ekonomi akan lebih rendah dari perkiraan," kata Sri Mulyani saat Rapat Kerja Banggar DPR RI, Selasa (1/9/2020).

Baca juga: Siap-Siap, RI Bakal Dicap Stempel Resesi pada Oktober

Sambung dia, lembaga IMF (International Monetary Fund) juga turut merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi minus 0,3% per Juli 2020 dibanding beberapa bulan sebelumnya pada Maret-April 0,5%. Sedangkan, OECD meramalkan pertumbuhan ekonomi Indonesia terkoreksi sangat tajam menjadi minus 3,9% hingga minus 2,8%.

"Revisi proyeksi mereka terhadap ekonomi Indonesia dikoreksi sangat tajam minus 3,9% hingga minus 2,8%," imbuhnya.

Baca juga: Hati-Hati! Ekonomi Kuartal III-2020 Bakal Minus jika Aktivitas Dibatasi

Dia menambahkan, pemulihan ekonomi akan sangat bergantung berbagai faktor. Untuk itu, skenario penanganan covid -19 harus berhasil agar bisa memulihkan ekonomi 2021.

Di 2021 tergantung akselerasi reformasi bidang struktural untuk tingkatkan produktivitas, daya saing dan iklim investasi dan tergantung kemampuan fiskal dalam mendukung program PEN baik pemulihan sisi demand dalam bentuk bansos dan BLT dan suplai sisi pemulihan sektor produksi," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini