1,6 Juta Pekerja Rekeningnya Mati, Ini yang Dilakukan BPJS Ketenagakerjaan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 07 September 2020 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 06 320 2273540 1-6-juta-pekerja-rekeningnya-mati-ini-yang-dilakukan-bpjs-ketenagakerjaan-qZYBkMWz8U.jpeg Uang Rupiah (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Sebanyak 1,6 juta pekerja yang terdaftar sebagi penerima Bantuan Lansung Tunai (BLT) dengan upah di bawah Rp 5 juta, rekeningnya tak terdaftar. Hal itu pun membuat mereka tertunda untuk mendapatkan stimulus tersebut. 

Deputi Direktur Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BP Jamsostek Irvansyah Utoh Banja mengatakan, ada dua alternatif tindakan atas nomor rekening pekerja yang tidak lolos validasi berlapis BP Jamsostek.

"Alternatif pertama, pihak BP Jamsostek akan mengembalikan data nomor rekening kepada perusahaan peserta untuk melakukan konfirmasi ulang, jika penyebabnya bukan karena ketidaksesuaian dengan Permenaker 14/2020," ujar Irvansyah saat dihubungi, Sabtu (5/9/2020).

Irvansyah menambahkan, untuk alternatif ke dua, di mana kondisi data peserta tidak valid karena tidak sesuai kriteria yang disebutkan dalam Permenaker dimaksud, maka nomor rekening tersebut secara otomatis tidak masuk dalam daftar penerima BSU.

"Jumlah data rekening peserta tidak valid ini mencapai 1,6 juta orang," kata dia.

Baca selengkapnya : Banyak Rekening Penerima BLT Tak Aktif, Apa yang Dilakukan BP Jamsostek?

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini