Pekerja di Jakarta Paling Banyak Terima BLT Rp600.000

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 07 September 2020 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 320 2274020 pekerja-di-jakarta-paling-banyak-terima-blt-rp600-000-bPu2g37nf3.jpg Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp5 Juta Dapat Gaji Tambahan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Pemerintah telah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji Rp1,2 juta kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta. DKI Jakarta menempati provinsi pertama dengan pencairan bantuan sosial terbesar.

Hal tersebut diketahui dari data peluncuran bantuan subsidi gaji/upah tahap I sebanyak 2,5 juta pekerja dan 3 juta pekerja penerima bantuan subsidi gaji/upah di tahap II.

DKI Jakarta menempati peringkat teratas dengan pekerja paling banyak menerima bantuan subsidi gaji/upah yakni sebesar 1.071.414 pekerja atau sekitar 19,48%. Urutan kedua hingga kelima ditempati oleh Jawa Barat (1.029.830 pekerja/18,72%), Jawa Tengah (702.531 pekerja/12,77%), Jawa Timur (560.670 pekerja/10,19%), dan Banten (455.193 pekerja/8,28%).

Baca Juga: Asyik, Mahasiswa Swasta Juga Dapat Subsidi Pulsa Rp150.000

"Subsidi upah ini diharapkan mampu menjaga serta meningkatkan daya beli pekerja, dan mendongkrak belanja konsumsi. Sehingga menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," kata Menaker Ida Fauziyah dalam Siaran Pers Kemnaker di Jakarta, Senin (7/9/2020).

Ida mengatakan, melalui subsidi gaji/upah, pemerintah ingin melindungi, meningkatkan, dan mempertahankan ekonomi pekerja dari dampak pandemi Covid-19. Uang yang masuk langsung ke rekening pekerja tersebut dapat dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan, baik kebutuhan primer maupun sekunder.

Baca Juga: Resmi, Sri Mulyani Beri Pulsa Gratis ke PNS Rp200.000 hingga Rp400.000/Bulan

”Akan lebih baik jika bantuan subsidi gaji/upah dibelanjakan produk-produk lokal dan UMKM. Dengan demikian industri lokal dan UMKM juga ikut bergeliat," katanya.

Pada saat yang sama, Ida juga menyampaikan, pihaknya akan terus memantau dan melakukan evaluasi penyaluran bantuan subsidi upah. Dengan demikian, proses penyaluran tahap berikutnya makin memuaskan.

Bantuan subsidi gaji diberikan kepada pekerja sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Penyaluran dilakukan per dua bulan sekali, yakni Rp1,2 juta.

BLT

Berikut persebaran data calon penerima subsidi upah/gaji tahap I dan II berdasarkan provinsi adalah sebagai berikut:

1. DKI Jakarta (1.071.414 – 19,48%)

2. Jawa Barat (1.029.830 – 18,72%)

3. Jawa Tengah (702.531 – 12,77%)

4. Jawa Timur (560.670 – 10,19%)

5. Banten (455.193 – 8,28%)

6. Sumatera Utara (242.368 – 4,41%)

7. Kalimantan Timur (166.026 – 3,02%)

8. Riau (152.850 – 2,78%)

9. Bali (133.197 – 2,42%)

10. Kepulauan Riau (116.790 – 2,12%)

11. Sumatera Selatan (106.030 – 1,93%)

12. Kalimantan Tengah (97.376 – 1,77%)

13. DI Yogyakarta (91.518 – 1,66%)

14. Kalimantan Selatan (85.510 – 1,55%)

15. Lampung (83.848 – 1,52%)

16. Kalimantan Barat (82.863 – 1,51%)

17. Sulawesi Selatan (63.392 – 1,15%)

18. Jambi (51.256 – 0,93%)

19. Sumatera Barat (41.009 – 0,75%)

20. Sulawesi Utara (27.802 – 0,51%)

21. Bangka Belitung (22.527 – 0,41%)

22. NTB (16.379 – 0,30%)

23. Bengkulu (16.176 – 0,29%)

24. Kalimantan Utara (11.719 – 0,21%)

25. Sulawesi Tengah (10.654 – 0,19%)

26. Aceh (10.110 – 0,18%)

27. Papua Barat (8.819 – 0,16%)

28. Papua (8.331 – 0,15%)

29. Maluku (7.302 – 0,13%)

30. NTT (7.264 – 0,13%)

31. Sulawesi Barat (5.980 – 0,11%)

32. Sulawesi Tenggara (5.789 – 0,11%)

33. Gorontalo (4.963 – 0,09%)

34. Maluku Utara (2.514 – 0,05%)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini