Dolar Menguat di Tengah Ketidakpastian Brexit

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 320 2274785 dolar-menguat-di-tengah-ketidakpastian-brexit-fdgbI8TvfJ.jpg Dolar (Shutterstock)

NEW YORK - Dolar AS naik pada akhir perdagangan Selasa (8/9/2020) waktu setempat. Penguatan tersebut di tengah lemahnya pound Inggris.

Melansir Xinhuanet, Jakarta, Rabu (9/9/2020) Indeks dolar terhadap sekeranjang mata uang lainnya naik 0,4% menjadi 93,4450 pada akhir perdagangan. Hal ini dikarenakan poundsterling turun imbas para pedagang khawatir tentang ketidakpastian Brexit.

 Baca juga: Libur Hari Buruh, Dolar Bergerak Stabil

Pembicaraan penting yang bertujuan untuk menemukan kesepakatan perdagangan pasca-Brexit antara Inggris dan Uni Eropa (UE) dibuka Selasa di London.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada hari Senin bahwa dia menginginkan kesepakatan perdagangan pasca-Brexit yang disepakati dengan UE pada batas waktu 15 Oktober. Sementara itu memperingatkan bahwa kegagalan itu dapat berarti London mengakhiri keanggotaan UE tanpa kesepakatan.

 Baca juga: Dolar Anjlok Imbas Intervensi Bank Sentral AS

Pada akhir perdagangan New York pada Selasa, euro turun menjadi USD1,1780 dari USD1,1811 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2990 dari USD1,3168 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7215 dari USD0,7276.

Dolar AS dibeli 106,03 yen Jepang, lebih rendah dari 106,28 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9173 franc Swiss dari 0,9162 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3222 dolar Kanada dari 1,3094 dolar Kanada.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini