Vaksin Merah Putih Baru Bisa Diproduksi Massal Akhir 2021

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 320 2274969 vaksin-merah-putih-baru-bisa-diproduksi-massal-akhir-2021-DOumcGMe0Q.jpg Vaksin Merah Putih Bisa Diproduksi 2021. (Foto: Okezone.com)

 JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro memberikan update perkembangan Vaksin Merah Putih. Ditargetkan pada kuartal III-2021, vaksin tersebut bisa diproduksi massal oleh PT Bio Farma (Persero).

Bambang mengatakan, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman telah memulai upaya pengembangan vaksin Merah Putih dengan menggunakan isolat virus yang beredar di Indonesia yang saat ini secara keseluruhan telah berproses mencapai 50% dengan target uji kepada hewan pada akhir tahun ini.

Baca Juga: Jokowi Ungkap Penemuan Vaksin Covid-19 Sangat Penting Tangani Krisis Ekonomi

Selanjutnya, sekitar awal tahun depan tim menargetkan agar bibit vaksin tersebut sudah dapat diserahkan kepada Bio Farma untuk dilakukan formulasi dan produksi dalam rangka uji klinis dari tahap satu hingga tiga.

"Setelah uji klinis selesai dan BPOM menyatakan bahwa vaksin ini aman untuk digunakan dan cocok untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap Covid-19, maka akan dilakukan produksi dalam jumlah massal oleh PT Bio Farma juga," ujar Bambang, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga: Terungkap, Harga Vaksin Merah Putih Rp74.000

Melihat progres saat ini, Bambang memperkirakan vaksin tersebut bisa diproduksi tahun depan.

"Perkiraannya di triwulan keempat 2021 kita bisa memproduksi dalam jumlah besar dan nantinya akan melengkapi vaksin Covid-19 yang awalnya akan didatangkan dari kerja sama dengan pihak luar," imbuhnya.

Tim pengembangan vaksin Merah Putih nantinya juga akan mengajak beberapa perusahaan farmasi swasta untuk ikut memproduksi vaksin Covid-19. Pemerintah memerlukan vaksin Covid-19 dalam jumlah besar untuk seluruh masyarakat sehingga membutuhkan kapasitas produksi yang besar pula yang dapat dipenuhi oleh kerja sama pemerintah dengan perusahaan-perusahaan farmasi swasta.

"Karena itulah kami mengajak Bio Farma untuk melakukan ekspansi dan perusahaan-perusahaan swasta lain untuk ikut mendukung," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini