Anak Buah Luhut Bakal Tanya PLN soal Meteran Listrik yang Mandek

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 10 September 2020 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 320 2275573 anak-buah-luhut-bakal-tanya-pln-soal-meteran-listrik-yang-mandek-KngiViNa05.jpg Meteran Listrik (Shutterstock)

JAKARTA - Pemeritah dalam hal ini Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) akan memanggil manajemen PT PLN (Persero). Pemanggilan tersebut untuk membahas soal migrasi automatic meter reading (AMR) atau pembacaan meteran otomatis yang tak jalan-jalan.

Deputi Energi Kemenko Marves Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemanggilan ini dilakukan untuk mendapatkan kebijakan yang transparan dan tepat.

 Baca juga: PLN Dapat PMN Rp5 Triliun, Dihabiskan untuk Apa?

"Mulai minggu depan kami akan panggil manajemen PLN ke sini, akan kita tanya, enggak harus ketemu ya, bisa juga vidcon atau telepon," kata Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves, Purbaya Yudhi di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Kata dia, pihaknya akan menanyakan progres migrasi AMR ini. Sebab, ia mendengar rencana untuk proyek ini sudah lama tapi tidak jalan.

 Baca juga: Tarif Listrik Turun, Pendapatan PLN Bisa Hilang Rp391 Miliar

"Kita akan tanya rencana mereka seperti apa, nanti kita akan monitor progresnya secara reguler. Karena saya denger proyek ini sudah lama, AMR ini sudah mungkin 3 tahun lalu saya sudah pernah denger, dan saya pernah mencoba investor luar negeri, bukan hanya AMR malah smart grid system tapi entah gimana nggak jalan di PLN," paparnya.

Dia pun telah menggaet Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) agar penilaian untuk mengecek ulang keluhan-keluhan itu lebih objektif.

 Baca juga: 8 Fakta Bos PLN Dicecar soal Utang yang Bikin Mulan Jameela Kaget

"Pada umumnya, setelah kami investigasi dan kami jelaskan, pelanggan dapat memahami ketidaknormalan yang terjadi. Pasti sebagian udah menggerutu nih, wah belain PLN. Saya enggak belain PLN," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini