Jika PSBB Jakarta Diterapkan, Ekonomi RI Masih Bisa Pulih

Aditya Pratama, Jurnalis · Minggu 13 September 2020 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 320 2277005 jika-psbb-jakarta-diterapkan-ekonomi-ri-masih-bisa-pulih-XzMfwpzSkn.jpg Nasib Ekonomi di Tengah PSBB. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total akan kembali diterapkan di DKI Jakarta. Hal ini pun akan mempengaruhi pertumbuhan perekonomian pada sisa kuartal III-2020.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, beberapa sektor ekonomi masih bisa menjadi andalan di tengah penerapan PSBB nantinya. Seperti konsumsi yang masih menjadi tumpuan nantinya.

"Konsumsi rumah tangga masih bergerak rendah meskipun ada sinyal perbaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dari 83,8 per Juni 2020 menjadi 86,9 per Agustus 2020. Tapi kenaikan IKK ini lebih disebabkan kelompok pengeluaran Rp2-4 juta per bulan," ujar Bhima, Minggu (13/9/2020).

Baca Juga: Jakarta PSBB Total, Apa Kata Gojek?

Bhima menambahkan, efek dari bantuan sosial (bansos) tunai juga telah mulai membangkitkan confident untuk masyarakat berbelanja, khususnya dari kelompok masyarakat menengah ke atas.

"Namun, kelompok pengeluaran menengah atas masih pesimis, padahal kelompok ini yang dominan dari sisi konsumsi," kata dia.

Baca Juga: Sri Mulyani Bayar Biaya Pasien Covid-19 di Hotel Berbintang

Untuk lainnya, dia menyebut belanja pemerintah bisa memegang peranan penting, dimana tantangannya adalah percepatan realisasi belanja dan realokasi cepat ke sektor yang lebih membutuhkan misalnya kesehatan dan bantuan sosial.

"Semakin banyak cash transfer khususnya ke kelompok kelas menengah rentan miskin seperti pekerja informal, guru honorer dan korban PHK maka pemulihan disisa kuartal ke III dan IV lebih cepat," ucapnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini