Butuh Waktu Lama, Ini Proses Pencairan BLT Subsidi Gaji Tahap III

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 14 September 2020 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 320 2277357 butuh-waktu-lama-ini-proses-pencairan-blt-subsidi-gaji-tahap-iii-7zsohyH28E.jpeg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) membutuhkan waktu yang lebih lama dalam mencairkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji Rp600 ribu untuk tahap III. Diketahui, pada tahap III Kemenaker menerima data sebanyak 3,5 juta pekerja yang menerima BLT.

Kepala Biro Humas Kemenaker Soes Hindharno menjelaskan alasannya karena jumlah jumlahnya lebih besar dari tahap I dan tahap II yaitu sebanyak 3,5 juta orang calon penerima.

Baca Juga: Pencairan BLT Gaji Rp1,2 Juta Tahap I dan II Belum 100%

"Sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) kami menggunakan 4 hari kerja itu secara maksismal untuk melakukan check list terhadap data pekerja yang diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa 8 September,” kata Soes dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2020).

 

Setelah dilakukan check list, data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Kemudian, KPPN menyalurkan uang subsidi gaji/upah tahap III tersebut kepada Bank Penyalur, yakni Bank yang masuk menjadi anggota HIMBARA.

Selanjutnya, Bank-bank HIMBARA akan menyalurkan uang subsidi gaji/upah ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank HIMBARA, maupun rekening bank swasta lainnya.

Dia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti KPPN, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Himbara, dan bank swasta penyalur untuk memperlancar dan mempercepat proses pencairan subsidi gaji ini.

Dia berharap bantuan subsidi gaji dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pekerja yang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini juga diharapkan mengurangi beban para pekerja di masa pandemi.

“Bantuan subsidi upah ini diarahankan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja/buruh serta mendongkrak konsumsi masyarakat. Sehingga, kemudian menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini