Pencairan BLT Gaji Rp1,2 Juta Tahap I dan II Belum 100%

Michelle Natalia, Jurnalis · Minggu 13 September 2020 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 320 2277108 pencairan-blt-gaji-rp1-2-juta-tahap-i-dan-ii-belum-100-P6DRAi7UoI.jpg Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp5 Juta Dapat Gaji Tambahan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mempercepat proses pencairan subsidi gaji atau upah bagi pekerja atau buruh yang bergaji di bawah Rp5 juta. Subsidi ini merupakan salah satu bantuan dari pemerintah bagi pekerja dalam penanganan dampak Covid-19.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Soes Hindharno mengungkapkan, berdasarkan data Kemnaker per 10 September 2020, realisasi penyaluran subsidi gaji tahap I telah mencapai 2.479.261 orang atau 99,17% dari total penerima tahap I sebanyak 2,5 orang.

Kemudian untuk tahap II penyalurannya telah mencapai 2.768.965 orang atau 92,30% dari total penerima tahap II sebanyak 3 juta orang. Total untuk tahap I dan II sebanyak 5.248.226 atau 95,4% dari total 5,5 juta orang penerima.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Pekerja Habiskan Rp5,84 Triliun

“Proses pencairan terus dipercepat. Namun tetap harus melalui proses cek dan ricek kembali agar tidak terjadi kesalahan data penerima sehingga program bantuan subsidi gaji ini tepat sasaran,” katanya dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Soes berharap bantuan subsidi gaji dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pekerja yang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini juga diharapkan mengurangi beban para pekerja di masa pandemi.

Baca Juga: 4 Fakta BLT Subsidi Gaji yang Dikembalikan

“Bantuan subsidi upah ini diarahankan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja dan buruh serta mendongkrak konsumsi masyarakat. Sehingga, kemudian menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Terkait pencairan subsidi upah tahap III, dia menjelaskan bahwa pihak Kemnaker membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melakukan pemeriksaan data penerima bantuan subsidi yang jumlahnya lebih besar dari tahap I dan tahap II yaitu sebanyak 3,5 juta orang calon penerima.

"Sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) kami menggunakan 4 hari kerja itu secara maksismal untuk melakukan check list terhadap data pekerja yang diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa (8/9),” katanya.

Setelah dilakukan check list, data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Kemudian, KPPN menyalurkan uang subsidi gaji/upah tahap III tersebut kepada Bank Penyalur, yakni Bank yang masuk menjadi anggota Himbara

Selanjutnya, Bank-bank Himbara akan menyalurkan uang subsidi gajike rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank Himbara maupun rekening bank swasta lainnya.

"Kemnaker terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti KPPN, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Himbara, dan Bank swasta penyalur untuk memperlancar dan mempercepat proses pencairan subsidi gaji ini," pungkasnya. (fbn)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini