Pria Lulusan S2 Jadi Tukang Cukur, Dibayar Seikhlasnya

Kismaya Wibowo, Jurnalis · Senin 14 September 2020 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 455 2277496 pria-lulusan-s2-jadi-tukang-cukur-dibayar-seikhlasnya-Lh9Nfu6UzL.jpg Tukang Cukur (Foto: Kismaya/Okezone)

YOGYAKARTA – Hal unik dilakukan oleh seorang tukang cukur yang berada di Gunung Kidul Yogyakarta, sebab dirinya menciptakan konsep cukur dengan bayar sesuka hati dan seikhlasnya. Ahmad Juwanda menerapkan konsep tersebut selam adanya masa Pandemi.

Pria lulusan S2 Universitas Negeri Yogyakarta ini membuat konsep tersebut agar memberikan semangat para warga agar tetap modis di tengah Pandemi. Berawal dari Pandemi yang membuat para warga yang tidak bisa keluar dari rumah sehingga mengalami keterbatasan untuk tampil modis.

Baca Juga: Intip Peluang Penyewaan Buku di Tengah Pandemi, Untung atau Rugi?

Dirinya menerapkan konsep bayar sesuka hati tersebut sebagai salah satu cara menarik para warga untuk tampil modis kembali di tengah Pandemi. Ide awal dirinya berasal dari keinginannya guna memberikan edukasi para masyarakat Gunung Kidul untuk tetap stylish selama adanya masa Pandemi.

Sehingga para warga tidak perlu merasa takut atau kesulitan untuk merasakan cukur rambut dengan kondisi pemasukan yang tidak stabil saat ini. Terlebih, saat ini lokasi dirinya bekerja tersebut di desain layaknya standar barbershop sehingga para pengunjung akan merasakan nyaman dan tertarik.

Namun, untuk mencegah penularan Covid tersebut dirinya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Serta tetap memberikan kenyamanan kepada para pengunjung.

tukang cukur

Tentunya adanya konsep tersebut membuat minat para warga, tak jarang pula banyak warga yang mengaku semakin modis setelah cukur rambut di tempat milik Ahmad. Yang menariknya walaupun dirinya datang dari latar belakang Strata Pendidikan tinggi tidak membuat dirinya malu menjalankan usaha tersebut.

Bahkan dirinya mengaku bangga dengan adanya lapangan usaha yang dirinya dirikan di tengah masa Pandemi. Dirinya berharap agar Pandemi ini tetap membuat para warga setempat tetap modis selama berada di rumah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini