4 Fokus Bangun Industri Keuangan Syariah RI, Jangan Lupakan Digitalisasi

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 21 September 2020 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 320 2281051 4-fokus-bangun-industri-keuangan-syariah-ri-jangan-lupakan-digitalisasi-cIravuMTPw.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk mendorong industri keuangan syariah. Ada 4 fokus utama dalam membangun industri keuangan syariah. Adapun, fokus pertama yaitu pembangunan harus didukung oleh sinergitas dan intergrasi ekonomi keuangan syariah dalam satu ekosistem keuangan syariah yang lengkap.

"Karena untuk mengembangkan keuangan syariah itu perlu adanya sinergitas antara sektor rill keuangan dengan sektor komersil dan social dan ketiga sketor itu tumbuh bersama-bersama untuk mendorong pemangku kepentingan yaitu untuk industri halal, tourism media dan market place halal," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam diskusi virtual, Senin (21/9/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Ekonomi Syariah Punya Peran Penting dalam PEN

Lalu, fokus kedua yaitu penguatan kapasitas dan daya saing industri keuangan syariah. Apalagi, jumlah industri syariah udah banyak yang bisa mendukung pemulihan ekonomi syariah.

"Ini variasinya sudah banyak," katanya.

Perkembangan Perbankan Syariah di Tanah Air

Selanjutnya, fokus ketiga membangun demand (permintaan) terhadap produk keuangan syariah. Kata dia, akan sulit bagi membangun ekonomi syariah kalau demandnya tidak diciptakan dengan baik dan tepat.

"Tingkat literasi keuangan kita hanya 8,7%. Kita sangat rendah dari bank konvesional padahal kita punya penduduk besar di dominasi umat muslim dan literasi perluasan akses keuangan syariah harus ditingkatkan", jelasnya.

Selanjutnya fokus keempat adalah adaptasi digital yang lebih masif dalam ekonomi syariah keuangan syariah. Pandemi ini membuat digitalisasi meningkat.

"Teknologi bisa membuka akses keuangan daerah yang belum terjangkau," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini