Baca Juga: Resesi, Ekonomi RI 2020 Diprediksi Minus 2%
“Sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan (Covid-19),” jelasnya.
Febrio menjelaskan, akibat perlambatan ekonomi itu, Indonesia menjalankan kebijakan fiskal yang cukup agresif. Yakni menargetkan defisit APBN 2020 bisa melebar hingga 6,34% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, defisit itu juga merupakan yang terdalam sepanjang sejarah Indonesia.
"Karena di saat ini 2020 kebutuhan perekonomian kita adalah stimulus. Di satu sisi penerimaan pajak genjot sekuat-kuatnya meski sudah terkoreksi," tandasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.