Share

Bisnis Bibit Udang Tambak Gulung Tikar akibat Covid-19

Jamal Pangwa, iNews · Jum'at 25 September 2020 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 455 2283550 bisnis-bibit-udang-tambak-gulung-tikar-akibat-covid-19-cXsD0L6nYR.jpg Bibit Vaname (Foto: Jamal/Okezone)

PIDIE JAYA – Kehadiran Covid-19 tidak hanya membunuh manusia, melainkan membunuh sektor perekonomian rakyat. Salah satunya adalah pebisnis kecil yang menjual bibit benur vaname di Aceh.

Bisnis bibit atau benur udang vaname di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh merupakan salah satu bisnis yang terdampak oleh pandemi. Jika biasanya mereka dapat membawa berkah pada petani tambak, saat ini banyak petani tambak yang membiarkan tambak miliknya kosong tanpa adanya budidaya.

Baca Juga: Mengenal Janda Bolong, Tanaman Sultan yang Punya Harga Selangit

Hal tersebut lantaran sulitnya bibit didapat dan peningkatan drastis dari harga bibit. Biasanya,jika perbibit dijual Rp4.000 saat ini naik menjadi Rp50.000 per bibitnya. 

Sementara itu salah satu penyedia bibit atau benur udang vaname yakni Abu mengaku bahwa adanya pandemi yang melanda hampir satu tahun ini menyebabkan perdagangan menjadi lesu.

Baca Juga: Cara Tarik Pelanggan, Murah Hati dalam Beri Diskon

"Selama pandemi tidak ada petani tambak yang meminta benur yang dikarenakan harga yang cukup tinggi," kata dia, Jumat (25/9/2020).

Dirinya berharap agar wabah virus Covid-19 di Tanah Rencong Aceh agar cepat berlalu. Selain itu, dirinya berharap agar aktivitas dapat kembali normal seperti sebelumnya. Dia juga berharap pemerintah agar dapat membantu para petani tambak yang terkena dampak dari Pandemi ini.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini