Ekonomi Daerah Ini Alami Minus Lebih Tinggi dari Nasional

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 27 September 2020 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 27 320 2284401 ekonomi-daerah-ini-alami-minus-lebih-tinggi-dari-nasional-EKb1DExKhv.jpg Indonesia Terancam Resesi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 memberi dampak luar biasa bagi perekonomian semua negara, tidak terkecuali Indonesia. Pada kuartal II, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi minus 5,32%.

Dampak pandemi pun terlihat dari pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan bahwa provinsi ini mengalami pertumbuhan ekonomi negatif di atas rata-rata Nasional.

Baca Juga: Mengenal Resesi? Begini Penjelasan Kepala BKF

"Provinsi ini mengalami kontraksi sebesar minus 6,66% di kuartal II tahun 2020. Lebih dari pertumbuhan ekonomi nasional," kata Airlangga di Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Dari sisi sektoral, sektor yang paling terdampak adalah sektor jasa penunjang pariwisata, yaitu transportasi, akomodasi, serta penyediaan makan dan minum.

Namun, kinerja ekspor dan impor terdampak minimal di Kepulauan Riau. Saat ini, pemulihan ekonomi Indonesia pun telah menunjukkan perbaikan ke arah yang positif.

"Penguatan berbagai indikator seperti penguatan indeks pasar modal dan apresiasi nilai tukar Rupiah, perbaikan PMI Manufaktur, Indeks Keyakinan Konsumen, dan Pertumbuhan Penjualan Ritel," ujarnya.

Baca Juga: Kemenkeu: Kita Sudah Pasti Resesi

Dengan modal ketahanan ekonomi yang lebih baik dibandingkan banyak negara lain di dunia dan perbaikan berbagai indikator utama, Pemerintah optimistis bisa melewati pandemi ini dengan baik.

Apalagi didorong dengan langkah-langkah dan strategi yang dilakukan, termasuk kebijakan untuk memperkuat Neraca Perdagangan, yang mengalami surplus di bulan Agustus 2020 sebesar USD2,3 miliar. Sedangkan Januari sampai dengan Agustus 2020 mengalami surplus USD11,05 miliar.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini