Banyak Masalah, OJK Cabut Izin Usaha BPR Brata Nusantara

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 320 2286375 banyak-masalah-ojk-cabut-izin-usaha-bpr-brata-nusantara-T63taH2o3W.jpg OJK Cabut Izin BPR. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KADK) Nomor KEP-141/D.03/2020 tanggal 30 September 2020 mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Brata Nusantara, yang beralamat di Jalan Terusan Cibaduyut Nomor 12 B, Kabupaten Bandung.

Pencabutan izin usaha BPR Brata Nusantara dilakukan setelah sampai batas waktu yang ditentukan, pengurus dan pemegang saham tidak mampu melakukan upaya penyehatan yang diminta OJK untuk keluar dari status BPR Dalam Pengawasan Khusus (BDPK).

Baca Juga: Sektor Keuangan Makin Kompleks, Peran OJK Harus Diperkuat

"BPR Brata Nusantara sejak 6 Juli 2020 telah ditetapkan dalam BDPK dikarenakan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) di bawah ketentuan OJK yang berlaku yaitu minimum 12%," Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Triana Gunawan di Jakarta, Rabu (30/9/2020)

Dia melanjutkan kondisi itu disebabkan karena kelemahan pengelolaan oleh manajemen BPR Brata Nusantara yang tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian dan pemenuhan asas perbankan yang sehat.

Baca Juga: Beli Mobil Kini DP 0% Mulai 1 Oktober

"Dengan pencabutan izin usaha PT BPR Brata Nusantara, selanjutnya LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 Tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 200," katanya.

OJK mengimbau nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Brata Nusantara agar tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini