PHK Massal di Seluruh Dunia, Ekonomi Kian Sulit

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 320 2286592 phk-massal-di-seluruh-dunia-ekonomi-kian-sulit-YmLQtyXRdA.jpg PHK Masal karena Pandemi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Puluhan ribu karyawan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan besar di pasar modal (blue chips) dalam periode 24 jam. Sebagai contohnya Walt Disney Co.

Pada Selasa malam, perusahaan menyatakan bawha telah memangkas 28.000 pekerja di bisnis taman hiburannya. PHK juga terjadi Allstate Corp, perusahaan asuransi mobil terbesar keempat di AS akan memangkas 3.800 pekerja atau sekitar 8% dari tenaga kerjanya. Dan Bloomberg melaporkan bahwa Goldman Sachs Group Inc. berencana untuk memangkas sekitar 400 pekerjaan.

"Kehilangan pekerjaan pada awalnya terkonsentrasi di pekerjaan sektor jasa, tetapi dalam setiap penurunan ekonomi Anda pasti akan mendapatkan pemangkasan lagi karena perusahaan mencoba melindungi margin keuntungan," kata Senior US Economist at Deutsche Bank Securities Brett Ryan, dilansir dari Bloomberg, Kamis (10/1/2020).

Baca Juga: PSBB Jakarta, 200 Ribu Pekerja Restoran di Mal Terancam PHK

Pengumuman seperti ini menunjukkan bahwa tantangan besar bagi pemerintah Amerika Serikat dalam meningkatkan kembali ekonominya. Di mana saat ini ekonomi sudah melambat sejak awal Mei dan Juni.

"Anda akan melihat perusahaan besar yang mungkin telah berada di lintasan pendapatan tertentu sebelum penurunan mulai mengevaluasi kembali," ujarya.

Dampak buruk lainya juga dirasakan oleh. Royal Dutch Shell Plc yang mengumumkan rencana untuk melakukan PHK sebanyak 9.000 kepada karyawannya. Sebab lesunya permintaan pada bisnis minyak mentah memaksa perusahaan melakukan penghematan biaya miliaran dolar.

Baca Juga: Jangan Hamburkan Uang Pesangon Asal-asalan

Meskipun Shell tidak memberikan rincian lengkap tentang pemotongan tersebut, seorang juru bicara mengatakan bahwa posisi di tiga lapisan teratas perusahaan akan dikurangi seperlima.

Sementara dewan pengawas pemasok suku cadang mobil Jerman Continental AG menyetujui rencana restrukturisasi yang akan memangkas atau mengalihkan 30.000 pekerjaan di seluruh dunia.

“Di banyak tempat, kita memiliki terlalu banyak lapisan di perusahaan: terlalu banyak tingkatan di antara saya, sebagai CEO, dan operator serta teknisi di lokasi kita,” kata The Oil Major’s chief, Ben van Beurden. 

Kehancuran di sektor minyak begitu cepat dan parah. Sehingga posisi perusahaan yang dulunya keramat sedang dipangkas.

Bahkan, Exxon Mobil yang telah lama membanggakan diri bisa survive dalam menghadapi jatuhnya harga minyak mentah tanpa harus melakukan PHK, mengejutkan investor dan analis dalam beberapa bulan terakhir. Perusahaan ketika menargetkan akan memberhentikan sebanyak 10% staf kantor AS.

Disney juga melakukan PHK karyawan di bisnis taman hiburan, jalur pelayaran, dan ritelnya. Sementara dua pertiga pekerja paruh waktu yang di PHK juga melibatkan eksekutif dan karyawan yang digaji

Pembuat Fracker terbesar di dunia, Halliburton Co pun telah menghilangkan seluruh lapisan manajemen. Marathon Petroleum Corp telah memulai putaran kedua PHK yang akan mempengaruhi sekitar 2.050 karyawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini