Berdasarkan bentuknya, atap dibagi menjadi tiga macam, yaitu atap model pelana, model perisai, dan model limas. Di antara ketiga model atap tersebut, model atap pelana adalah model yang paling sederhana dan biaya pembuatannya lebih efisien.
Baca Juga: Plafon Rumah agar Terlihat Mewah, Begini 6 Cara Desainnya
Keuntungan dari model atap pelana yakni, bentuknya sederhana sehingga pengerjaan lebih cepat dibandingkan model lain, lalu risiko bocor relatif kecil karena tidak adanya jurai dan talang bagian di tengan, dan kebutuhan bahan mulai dari kayu gording, penutup atap, dan nok lebih sedikit.
3. Penutup atap
Banyak bahan yang dapat dipergunakan sebagai penutup atap, mulai dari yang mahal hingga murah. Agar biaya pembangunan rumah lebih efektif, gunakan penutup atap yang harganya ekonomis, seperti fiber semen, genteng plentong, genteng morando, dan genteng beton.
(Feby Novalius)