Menaker Buka-bukaan soal Aturan Kontrak Kerja di UU Ciptaker

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 320 2294302 menaker-buka-bukaan-soal-aturan-kontrak-kerja-di-uu-ciptaker-bbv9NR8YAy.jpg Menaker Ida Fauziyah. (Foto: Okezone.com/Kemenaker)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) membantah tudingan jika Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) akan membuat seorang pegawai kontrak akan selamanya berstatus demikian. Nantinya, aturan lebih lanjut mengatur soal perjanjian kerja tenaga kontrak akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP).

"Ruang untuk merumuskan itu (kontrak kerja) kita udah sepakat dengan stakeholder ketenagakerjaan. Kita sudah dengan teman-teman pekerja dan pengusaha, nanti lebih detail di PP," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam akun Youtube resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI yang dikutip Okezone dari Podcast Deddy Corbuzier, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga: Pengusaha Sebut UU Cipta Kerja Perbaiki Salah Kaprah Aturan Outsourcing

Dia mengaku tak bisa memastikan apakah nanti aturan tenaga kerja kontrak akan sama seperti dengan UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan atau tidak. Diketahui, dalam regulasi yang lama itu diatur masa kontrak pegawai paling lama, yaitu 3 tahun.

"Ketentuan itu akan kita turunkan di PP. nanti akan seperti itu, pasti ada ketentuannya," ujarnya.

Dia memastikan bahwa seluruh beleid yang terkandung di dalam UU No. 13 tahun 2003 itu sudah mengakomodasi kepentingan pekerja, maka tak akan diatur ulang. Sehingga nantinya PP pun akan mengacu kepada regulasi tersebut.

"Yang bagus dari UU 13 kita pertahankan. Yang baru kita ingin memberi jaminan perlindungan terhadap pekerja tetap atau pekerja kontrak. Pekerja kontrak itu harus mendapatkan jaminan perlindungan yang sama seperti pekerja tetap. Dulu enggak ada," katanya.

Baca Juga: Upah Tak Turun meski Ada UU Cipta Kerja, Apindo: Tahun Depan Masih Sama

Dia menjelaskan, nantinya setiap perusahaan memiliki kewajiban yang diatur dalam UU Ciptaker untuk memberikan kompensasi kepada setiap pekerja yang kontraknya sudah selesai.

"Pekerja 1-12 bulan ketika sudah selesai pekerjaannya dia dihitung dapat kompensasi atau pesangon 1 bulan gaji. Kalau misalkan 3 tahun, dia dapatkan 3 bulan kompensasi. Dulu pekerja kontrak itu, selesai ya selesai, tidak ada perlindungannya," kata dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini