Sudah Impor, Menristek Buka-bukaan soal Nasib Vaksin Merah Putih

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 320 2296620 sudah-impor-menristek-buka-bukaan-soal-nasib-vaksin-merah-putih-xHEYn7zvtD.jpg Progres Vaksinasi Virus Corona di Indoensia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pemerintah segera mempersiapkan proses vaksinasi virus corona. Dengan jumlah penduduk yang banyak, pemberian vaksin pun akan dilakukan secara bertahap.

"Ini mungkin sejarah pertama bagi kita melakukan vaksinasi semassal ini dalam waktu yang relatif pendek," ujar Bambang dalam video virtual, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: Bocoran Wapres soal Vaksin Covid-19, Siap Disuntik?

Penyediaan vaksin Covid-19 Merah Putih pun sangat bermanfaat dalam jangka panjang. Sebab, vaksin yang diimpor hanya bisa bertahan dalam jangka pendek. Sehingga, untuk vaksinasi ke depannya akan menggunakan Vaksin Merah Putih.

"Vaksin Merah Putih tetap relevan, kemungkinan besar vaksin dari manapun tidak akan bertahan seumur hidup, misal divaksin 2021, ada kemungkinan 2022 dan 2023 divaksin lagi, maka Vaksin Merah Putih kami dikondisikan untuk jangka menengah panjang," katanya.

Mantan Kepala Bappenas ini menuturkan, Vaksin Merah Putih juga untuk mencukupi kebutuhan vaksin untuk semua masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Gratis dan Bayar, Jokowi: Harga Tak Harus Disampaikan ke Publik

"Hal-hal seperti ini harus dipastikan juga apakah karena vaksin atau yang lainnya. Itu menunjukan aspek keamanan tidak bisa dikompromikan," tandasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini