Terkuak, Ini Kontribusi UMKM bagi Perekonomian Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 455 2296549 terkuak-ini-kontribusi-umkm-bagi-perekonomian-indonesia-yXrvS71SRa.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan pentingnya perluasan akses pasar para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satu caranya adalah dengan pemasaran lewat digital seperti menggandeng para perusahaan e-commerce.

Menurut Ma’ruf, hal ini sangat perlu dilakukan. Mengingat, kontribusi UMKM pada pertumbuhan ekonomi Indonesia begitu besar dan sangat krusial karena mencakup 99% jumlah unit usaha di Indonesia.

“Oleh karena itu, upaya perluasan akses pasar, melalui kerjasama dengan berbagai platform digital marketplace untuk memfasilitasi UMKM menjadi semakin diperlukan,” ujarnya dalam acara peresmian program pelatihan digitalisasi pemasaran dan manajemen halal bagi UMKM secara virtual, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: PR Pelaku UMKM Go Global, Sertifikasi Halal hingga Digitalisasi 

Selain itu, UMKM juga memberikan kontribusi 97% penyerapan tenaga kerja, sehingga secara total, kontribusi UMKM pada perekonomian nasional adalah sebesar 60%.

“Serta penyumbang 58% dari total investasi, dan 14% dari total ekspor,” ucapnya.

Oleh karena itu, Ma’ruf Amin memandang jika fasilitasi yang dilakukan terhadap pelaku UMKM lewat digital perlu terus didorong. Di samping juga pemerintah menyiapkan beberapa program untuk mengakselerasi penggunaan teknologi digital oleh para pelaku UMKM.

“Saya memandang bahwa fasilitasi yang dilakukan terhadap UMKM agar mampu memanfaatkan platform digital untuk pemasarannya dapat mengakselerasi berbagai dukungan pemerintah yang telah ada saat ini,” jelasnya.

Misalnya, melalui kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah berupaya membantu UMKM dengan beberapa insentif atau bantuan. Seperti pemberian subsidi bunga, penempatan dana pemerintah pada bank umum untuk restrukturisasi kredit, penjaminan untuk kredit UMKM, PPh final UMKM ditanggung pemerintah, pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB KUMKM, dan Banpres produktif atau bantuan bagi pelaku usaha mikro

 

Tak hanya itu, pemerintag juga memberikan dukungan lewat UU Cipta Kerja. Dalam UU cipta kerja yang baru disahkan DPR pada bulan ini, pemerintah memberikan pemihakan yang besar untuk kemudahan, perlindungan, pemberdayaan koperasi dan UMKM.

Selain itu, pengembangan UMKM juga termasuk dalam prioritas pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah yang difokuskan kepada 4 hal. Keempat hal tersebut yakni, Pengembangan dan perluasan industri produk halal, Keuangan Syariah, Dana sosial Syariah, dan kegiatan usaha Syariah.

Khusus untuk pelaku usaha mikro dan kecil pengembangan dilakukan melalui penguatan peran Institusi Keuangan Mikro Syariah serta pengembangan dan perluasan kegiatan usaha dengan memperkuat kapasitas pelaku usaha bisnis syariah skala mikro dan kecil. Selain itu, pengembangan dana sosial Syariah juga akan didorong sebagai instrumen untuk membantu penciptaan usaha-usaha Syariah baru

“Bagi pelaku usaha syariah skala mikro dan kecil upaya penguatan dilakukan untuk mendorong pelaku usaha mikro dan kecil agar menjadi bagian dari rantai nilai industri halal global atau global halal value chain untuk memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi umat,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini