Urgensi UU Cipta Kerja di Mata Menaker

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 320 2298609 urgensi-uu-cipta-kerja-di-mata-menaker-2a25ilk0dL.jpg Menaker Ida Fauziyah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut Undang-Undang Cipta Kerja bertujuan untuk merespons dinamika perubahan ekonomi global. Sebab, di tengah kemajuan teknologi diperlukan respons cepat dan tepat.

Menurut Ida, tanpa reformasi struktural, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat. Dampaknya, lapangan pekerjaan akan semakin menipis dan angka pengangguran akan semakin banyak.

Baca Juga: UU Cipta Kerja Solusi untuk Penuhi Kebutuhan Lapangan Pekerjaan

"Urgensi dari UU Cipta Kerja adalah untuk merespons dinamika perubahan ekonomi digital yang memerlukan respons cepat. Kalau tidak pertumbuhan ekonomi melambat dan pada akhirnya susah mendapatkan pekerjaan," ujarnya dalam acara Manager Forum MNC ke-51 secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Ida menjelaskan, UU Cipta Kerja dibuat untuk meningkatkan efektifitas dari birokrasi sehingga praktik suap dan korupsi yang selama ini terjadi bisa dicegah.

Baca Juga: Menaker Blakblakan Alasan RI Punya UU Cipta Kerja

"UU ini instrumen untuk meningkatkan efektivitas birokrasi. UU ini juga selaras dengan pemberantasan korupsi karena dengan memangkas pada sistem elektronik maka pungutan liar dihilangkan," ucapnya.

Ida menambahkan, UU Cipta Kerja ini memberikan perlindungan dan kemudahan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi sehingga bisa dengan mudah masuk ke sektor formal melalui kemudahan perizinan dan pembinaan.

Diharapkan, kontribusi UMKM kepada pertumbuhan ekonomi (Produk domestik Bruto/PDB) juga bisa meningkat menjadi 65%. Sementara untuk kontribusi koperasi juga bisa meningkat menjadi 5,5% kepada perekonomian.

"Sebab menawarkan berbagai macam kemudahan berusaha. Misalnya perizinan mikro kecil tak diperlukan lagi. UMKM makanan dan minuman sertfikat halalnya dibiayai pemerintah," jelas Ida.

Selain itu lanjut Ida, adanya UU Cipta Kerja ini juga bisa menciptakan lapangan kerja baru melalui peningkatan investasi. Namun tetap pemerintah juga memberikan perlindungan bagi para pekerja dan buruh.

Oleh karena itu, pemerintah memberikan Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Dalam jaminan tersebut tidak hanya uang cash yang didapat, tapi juga pelatihan dan link lowongan pekerjaan akan didapatkan oleh mereka yang terkena PHK.

"UU Cipta Kerja ini memberikan manfaat tambahan kepada pekerja yang kehilangan pekerjaan atau menganggur yang ini diterapkan di beberapa megara. Cash benefit, vokasional training dan akses lapangan kerja," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini