Ekonomi Pulih, Pria Ini Raih Gelar Miliarder Rp20,4 Triliun

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 455 2298330 ekonomi-pulih-pria-ini-raih-gelar-miliarder-rp20-4-triliun-GyEKzDBlT1.jpg Miliarder Vietnam (Foto: Forbes)

JAKARTA Perekonomian Vietnam kembali pulih setelah negara tersebut berhasil menurunkan kurva penyebaran Covid-19. Sejauh ini tercatat hanya ada 1.140 kasus virus corona, dengan rasio kematian 0,4 per juta orang, termasuk yang terendah di dunia. Tidak ada kasus baru yang dilaporkan selama 50 hari berturut-turut.

Keberhasilan Vietnam mengatasi Covid-19 menjadikan dunia usaha di sana kembali bergeliat. Alhasil, Tran Dinh Long salah satu cofounder and chairman Hoa Phat Corporation menjadi masuk ke dalam jajaran miliarder. Tercatat, perusahaan yang bergerak di pembuatan baja terbesar di Vietnam itu sahamnya telah berlipat ganda setelah mengalami penurunan pada Maret lalu.

Baca Juga: Intip 3 Pertanyaan Jeff Bezos saat Interview Pegawai Baru Amazon

Dilansir dari Forbes, Jumat (23/10/2020) Tran yang memiliki saham 34% di Hoa Phat itu terakhir muncul sebagai miliarder dunia pada 2018 lalu. Kini, kekayaannya terhitung mencapai USD1,4 miliar.

Lonjakan saham Hoa Phat disebabkan kinerja perusahaan yang baik sepanjang tahun ini. Hoa Phat melaporkan kenaikan pendapatan 40% menjadi USD 2,8 miliar dan laba bersih meningkat 56% menjadi USD 385 juta untuk periode sembilan bulan yang berakhir September 2020.

Tran, yang lahir dan besar di Hanoi, memulai Hoa Phat sebagai distributor peralatan dan suku cadang pada tahun 1992. Ia mengembangkannya menjadi pembuat peralatan kantor, pipa baja dan baja konstruksi, mendaftarkan perusahaan pada tahun 2007.

 

Pada tahun 2015, perusahaan melakukan diversifikasi menjadi pertanian, bisnis yang saat ini menyumbang 12% untuk pendapatan dan 15% untuk laba bersih. Ekspansi baja Hoa Phat terjadi pada tahun 2017 dengan proyek Dung Quat 4 juta ton, yang sekarang telah terbayar.

Terlepas dari pandemi, industri baja Vietnam siap untuk tumbuh dengan peningkatan investasi di infrastruktur ditambah dengan kebangkitan ekonomi, yang diharapkan dapat menarik investasi asing langsung.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini