Wapres: Pulihkan Ekonomi dengan Penguatan Keuangan Syariah

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 320 2300165 wapres-pulihkan-ekonomi-dengan-penguatan-keuangan-syariah-6HerQsQkLp.jpg Maruf Amin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Keuangan syariah di Indonesia memiliki ekosistem yang relatif lengkap. Adapun mulai dari peraturan perundang-undangan, regulator, pelaku usaha dan masyarakat.

Namun dalam implementasinya, peran lembaga keuangan syariah besar yang dapat menjadi jangkar bagi lembaga keuangan syariah lainnya serta keberadaan lembaga keuangan mikro syariah sebagai lembaga yang melayani masyarakat paling bawah, masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan langkah penguatan dan kebijakan, baik dari pemerintah maupun dari pelaku usaha di bidang keuangan syariah untuk memperkuat sistem ini.

 Baca juga: Merger Bank Syariah BUMN Pacu Pengembangan Industri Halal

“Saya memiliki keyakinan bahwa berbagai kebijakan dan langkah yang diambil oleh pemerintah dan para pelaku usaha di bidang keuangan syariah baik yang bersifat komersial (commercial finance) maupun keuangan sosial (social finance) memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi dan berperan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional," ujar Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin pada konferensi video, Selasa (27/10/2020).

Dia menjelaskan sebagai upaya nyata memperkuat kelembagaan keuangan syariah di dalam negeri dan meningkatkan partisipasi Indonesia dalam perekonomian syariah global, pemerintah telah memulai proses penggabungan tiga bank syariah yang dimiliki oleh HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara), yakni Bank Syariah Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah dan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah.

 Baca juga: Sri Mulyani Terapkan Nilai Ekonomi Syariah di Aspek Kehidupan

"Dengan telah ditanda-tanganinya CMA (Conditional Merger Agreement) maka bank syariah baru ini diharapkan dapat beroperasi penuh pada Februari 2021," ungkap dia.

Dia juga menambahkan dengan bergabungnya ketiga bank syariah tersebut. "Maka bank syariah yang baru diharapkan akan mampu bersaing secara kompetitif di tingkat global," tandas dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini