Cerita Up and Down Rosan Roeslani dan Sandiaga Uno yang Inspiratif

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 455 2300776 cerita-up-and-down-rosan-roeslani-dan-sandiaga-uno-yang-inspiratif-nUt4cZB6ZS.jpg Arti Keluarga Bagi Ketum Kadin Rosan Roeslani. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Keluarga punya peran dan arti besar dari suksesnya seseorang, termasuk pengusaha. Hal ini dirasakan oleh dua Pengusaha Nasional, Rosan Roeslani dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, faktor keluarga sangat penting dan dominan. Bahkan dia selalu mengingat pesan sang ibu untuk mengedepankan niat sebelum melakukan suatu usaha.

Baca Juga: Sulit Jalani Bisnis, Erick Thohir Sempat Ngutang ke Rosan Roeslani

"Kalau saya sih ingatnya pesan dari ibu saya kalau berusaha itu yang penting niat dan nawa itu harus selalu baik, seperti kita salat kan pasti ada niatnya dulu nah kalau niatnya awalnya benar Insya Allah ke depannya jalannya lebih lancar," ujar Rosan dalam video conference, Rabu (28/10/2020).

Tidak hanya pesan sang ibu, Rosan juga terus mengingat pesan dari sang ayah yang berprofesi sebagai dokter. Ayahnya berpesan jika ingin menjadi pengusaha sukses tidak boleh menyerah.

Baca Juga: Cerita Erick Thohir Pernah Tawuran dengan Rosan Roeslani dan Sandiaga Uno

"Ayah saya karena kebetulan dokter selalu bilang, kalau mau jadi pengusaha jatuh 10 kali bangkitnya harus 100 kali, tidak boleh nyerah, karena kegagalan adalah bagian dari suatu proses untuk kita menuju ke keberhasilan, jadi itu harus jaga jangan pikirannya pendek, semuanya harus melalui proses," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pengusaha Nasional, Sandiaga Uno juga mengakui bahwa peran keluarga sangat luar biasa besar bagi kemajuan bisnisnya. Bahkan, dia tidak hanya belajar dari kedua orang tuanya, melainkan juga orang tua dari dua sahabatnya, yaitu Rosan Roeslani dan Erick Thohir.

"Saya banyak sekali mendapat bimbingan dari keluarga, saya belajar disiplin dan kerja keras dari ibu saya, saya belajar realitas, saya belajar konsistensi dari ayah saya. Saya juga belajar dari, karena ini kebetulan kenal ya, dari bapaknya Pak Erick Thohir saya belajar tentang bagaimana pebisnis harus melobi, dari ibunya Pak Erick juga belajar bagaimana menjaga relasi," ucapnya.

"Dari bapaknya Pak Rosan, dokter yang hobinya mancing saya belajar banget kesabaran karena ayahnya Pak Rosan sangat jago mancing dan juara mancing dan dari ibunya saya juga banyak belajar bagaimana mendidik anak," sambungnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyebut bahwa orang tua dan lingkungan keluarga secara menyeluruh turut mempengaruhi perkembangannya hingga menjadi seperti saat ini.

"Di awal-awal karir terutama up and down, keluarga ini jadi merupakan landasan utama kita sehingga kita memiliki kekuatan yang bisa dibilang sebagai motivasi kita untuk bangkit kembali," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini