Terungkap, 59% Negara Islam Alami Krisis Ekonomi Imbas Covid-19

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 30 Oktober 2020 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 320 2301699 terungkap-59-negara-islam-alami-krisis-ekonomi-imbas-covid-19-iNBGgLrrYX.jpg Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan laporan dari Bank Dunia yang mana sebagian besar negara-negara yang tergabung dengan Organization of Islamic Cooperation (OKI) mengalami krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. Sebab 59 negara Islam tersebut berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.

Deputi Bank Indonesia, Doni P Joewono mengatakan, sebanyak 59% negara Islam berada negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah. Sedangkan 41% berpenghasilan atas dan negara berpenghasilan tinggi.

Rinciannya, sebanyak 30% negara anggota OKI berpenghasilan rendah dan 29% negara berpenghasilan menengah. Lalu sebanyak 29% negara berpenghasilan menengah ke bawah dan 13% negara berpenghasilan tinggi.

"Wabah Covid-19 telah menyebabkan kemunduran signifikan yang belum pernah terjadi sebelumnya perkembangan ekonomi internasional dan pasar keuangan global. Sebagai bagian dari ekosistem ekonomi internasional dan pasar keuangan global. Ekonomi dan keuangan Islam juga terkena dampak pandemi," ujar Doni di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Baca Juga: Long Weekend Hampir Berakhir, Begini Cara Kembalikan Semangat Kerja

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah menyebabkan kemunduran signifikan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Baik itu bagi perkembangan ekonomi internasional dan pasar keuangan global.

Tak terkecuali bagi ekonomi dan keuangan Islam sebagai bagian dari ekonomi internasional dan ekosistem pasar keuangan global. Maka Doni berharap semua negara Islam untuk saling bekerja sama agar bisa bangkit dari krisis global akibat virus corona.

"Berkenaan dengan kinerja ekonomi yang beragam antar negara Islam, diperbolehkan dan dianjurkan agar umat Islam saling membantu lintas negara. Salah satu amalan amal bagi umat Islam adalah wakaf," tandasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini