PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 01 November 2020 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 01 320 2302394 pln-jamin-tak-ada-lagi-pemadaman-listrik-tVIPUD04Yh.jpg Mati Listrik (Shutterstock)

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN) menegaskan, tidak terjadi defisit listrik akibat 42 gardu induk mengalami pemadaman dengan beban kurang lebih 200 Megawatt di Jakarta Timur dan Bekasi akibat adanya pemutusan beban 500 KV di Muara Tawar. Dengan demikian, manajemen PLN tidak melakukan pemadaman secara bergilir.

"Sekali lagi kami sampaikan bahwa sistem dalam keadaan aman dan tidak ada defisit dan pemadaman secara bergilir," ujar Direktur Bisnis PLN Regional Jawa, Bali, Madura Haryanto WS dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Minggu (1/11/2020).

 Baca juga: Listrik Padam di Sebagian Jakarta, PLN: Kami Mohon Maaf

Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan proses pemulihan beban akibat kerusakan tersebut. Pemulihan itu dilakukan melalui supply aliran listrik dari tempat yang lain. Di mana, supply dilakukan dari arah Muara Karangan dan arah Depok.

Haryanto menjelaskan, pada 13.22 WIB, secara bertahap beban listrik mulai dinormalkan dan pukul 14.12 atau kurang lebih dari dua jam seluruh gardu induk sudah dapat diberikan ketegangan.

 Baca juga: Sistem Kelistrikan Jakarta Kembali Normal, Tak Ada Lagi Pemadaman

"Ini adalah prosedur standar dalam penanganan sistem apabila data sudah diketahui maka kita kerjakan adalah menormalkan dengan memberikan tegangan kepada semua gardu induk," kata dia.

Penanganan yang dilakukan secara bertahap ini membuat solder yang mengalirkan listrik ke rumah warga bisa dinormalkan secara bertahap pula.

 Baca juga: Listrik Padam di Wilayah Jabodetabek, Erick Thohir Turun Tangan

"Alhamdulillah, semua pelanggan sudah menyala dari pukul 13.22 WIB, kemudian jam 14,12 WIB semua gardu induk sudah bertegangan, kemudian jam 15.29 WIB kita nyalakan semua pelanggan yang padam sudah menyala kembali," kata dia.

Saat ini, pihak PLN tengah menginvestigasi penyebab dari pada rusaknya peralatan GITET Muara Tawar.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini