Ada 117 Juta Pekerja, Kontribusi UMKM ke Ekonomi RI 60%

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 320 2304039 ada-117-juta-pekerja-kontribusi-umkm-ke-ekonomi-ri-60-OMYlAkZId6.jpg Besarnya Kontribusi UMKM pada Ekonomi RI. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mandey menilai peranan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi perekonomian Nasional sangat besar. Tercatat ada sekitar 65 juta UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara dengan serapan tenaga kerja mencapai 117 juta.

"Maka itu, baik itu produsennya, pekerjanya, pedagang yang mengantarkannya, dan lain sebagainya, mereka itu luar biasa jumlahnya. Jadi setidaknya 60% kontribusi perekonomian Nasional adalah dari sektor UMKM," ujar dia dalam telekonferensi, Rabu (4/11/2020).

Baca Juga: Menkop Ingin Pekerja UMKM Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Dia memastikan, jumlah pelaku UMKM nyatanya memang lebih banyak dari jumlah perusahaan pada wilayah perkantoran yang ada di kota-kota besar sekalipun.

"Apabila ada jenis usaha yang di kantor-kantor pada jalan protokol, itu jumlahnya tidak lebih banyak dibandingkan jumlah pelaku UMKM yang menjadi kontributor utama ekonomi kita," ungkap dia.

Sebelumnya, upaya pemerintah mendukung kemudahan berusaha bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ditunjukkan dengan berbagai cara di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: 4 Fakta Sulitnya Pencairan JHT, Nomor 3 Banyak Calo

Terlebih lagi, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memperkirakan, ada sekitar 47% yang terancam gulung tikar. Padahal, kata Teten, sektor ini menyumbang 60% PDB Indonesia dan menyerap lebih dari 90% tenaga kerja. Maka dari itu, Teten menekankan kolaborasi menjadi penting bagi UMKM untuk bisa terus menjalankan operasional hingga berkembang baik.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini