Ekonomi Membaik meski Minus, Sri Mulyani: Kita Punya PR Besar

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 320 2305142 ekonomi-membaik-meski-minus-sri-mulyani-kita-punya-pr-besar-SWoRk5nyXp.png Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/Instagram Sri Mulyani)

JAKARTA - Pemerintah terus melakukan perbaikan ekonomi tahun ini. Hal ini karena terjadi tren pembalikan dari kuartal II menuju kuartal III 2020.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta, pejabat Kemenkeu untuk menjaga dan memperkuat pertumbuhan ekonomi pada zona positif.

Baca Juga: Ekonomi RI Minus 3,49%, Kepala Bappenas: Ada Kemajuan

“Meskipun kita melihat adanya tren pembalikan dan perbaikan ekonomi baik itu dari sisi konsumsi, investasi, maupun dari sisi belanja pemerintah atau kegiatan pemerintah untuk membantu masyarakat dan dunia usaha yang meningkat sangat besar, namun kita masih memiliki pekerjaan rumah yang besar," ujar Sri Mulyani dalam laman Kemenkeu, Jumat (6/11/2020).

Kata dia, masa pemulihan ekonomi yang sudah menunjukkan pada kuartal ketiga ini harus terus dijaga dan terus diperkuat sehingga bisa kembali meningkat pada zona positif.

Baca Juga: BI Buka Suara soal Resesi Ekonomi Indonesia

"Ini tentu dengan langkah tersebut tidak saja Covid-19 bisa kita tangani, namun kesejahteraan dan kesempatan kerja serta dunia usaha akan semakin membaik,” ungkapnya.

Menkeu juga berpesan pada pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 nanti tetap memprioritaskan seluruh sumber daya fiskal untuk menangani Covid-19 dan menanggulangi dampaknya.

 “Kebijakan fiskal harus tetap responsif, fleksibel, dan adaptif. Belanja negara akan terus kita fokuskan untuk bisa membantu masyarakat dan mendukung perkuatan pengelolaan ekonomi Indonesia baik secara sektoral maupun daerah. Kita juga akan terus melakukan berbagai inovasi dan perbaikan kebijakan sehingga semakin efektif untuk menyelesaikan masalah dan tantangan,” tandasnya

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu mengharapkan seluruh pejabat menjalankan tanggung jawab dan memperbaiki kinerja individu.

"Ini merupakan cerminan kinerja organisasi sebagai wujud nyata tidak pernah lelah mencintai Indonesia," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, dengan adanya kenaikan pertumbuhan ekonomi di kuartal III, menunjukan proses adaptasi ekonomi dalam situasi pandemi sangat baik.

"Mesti kita syukuri bahwa ada kemajuan, dan optimisme tentu harus terbangun. Dengan adanya kenaikan 5% kuartal to kuartal menunjukkan bahwa proses adaptasi dari ekonomi Indonesia dalam keadaan pandemi ini baik," katanya dalam keterangan persnya melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini