Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPK Ungkap 13.567 Masalah Senilai Rp8,97 Triliun di Semester I-2020

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 09 November 2020 |17:00 WIB
BPK Ungkap 13.567 Masalah Senilai Rp8,97 Triliun di Semester I-2020
BPK (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) mengungkap 13.567 permasalahan senilai Rp8,97 triliun dalam pemeriksaan selama semester I tahun 2020. Ada berbagai macam permasalahana dalam pemeriksaan keuangan pada semester I-2020 tersebut.

Adapun jika dirinci, jumlah tersebut meliputi 6.713 permasalahan kelemahan sistem pengendalian intern (SPI) dan 6.702 permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan senilai Rp8,28 triliun, serta 152 permasalahan ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan senilai Rp692,05 miliar.

“Dari permasalahan ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 4.051 senilai Rp8,28 triliun merupakan permasalahan yang dapat mengakibatkan kerugian senilai Rp1,79 triliun, potensi kerugian senilai Rp3,30 triliun, dan kekurangan penerimaan senilai Rp3,19 triliun,” ujar Ketua BPK, Agung Firman Sampurna, melalui keterangan tertulis, Senin (9/11/2020).

Atas permasalahan tersebut entitas telah menindaklanjuti dengan menyerahkan aset atau menyetor ke kas negara/daerah/perusahaan selama proses pemeriksaan sebesar Rp670,50 miliar atau 8% diantaranya Rp384,71 miliar merupakan penyetoran dari pemerintah pusat, BUMN, dan Badan Lainnya.

“Selain itu, 2.651 permasalahan ketidakpatuhan mengakibatkan penyimpangan administrasi,” ucapnya.

Adapun, temuan tersebut diungkapkan dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2020 yang disampaikan oleh Ketua BPK, Agung Firman Sampurna, kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta, pada hari ini (9/11). Ikhtisar ini merupakan ringkasan dari 634 LHP keuangan, 7 LHP kinerja, dan 39 LHP dengan tujuan tertentu.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement