Kelakuan Mafia Tanah Zaman Now Pakai Jasa Buzzer di Medsos

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 470 2307289 kelakuan-mafia-tanah-zaman-now-pakai-jasa-buzzer-di-medsos-XlvJCDsnGn.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN Sofyan A. Djalil mengungkapkan kegeramannya terhadap kelakuan mafia tanah. Untuk itu, pihak Kementerian ATR/BPN akan menindak keras mafia tanah.

"Kita sekarang keras sekarang dengan mafia tanah, apalagi sekarang mereka fight back menggunakan sosial media (sosmed)," ujar Sofyan dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa(10/11/2020).

Baca Juga: 7 Cara Hindari Mafia Tanah

Dia mengatakan, para mafia tanah saat ini menggunakan buzzer di sosmed melawan kementerian. Kendati demikian, pihak Kementerian ATR tidak akan diam.

"Kita tidak akan menyerah, kita bekerjasama dengan aparat penegak hukum, baik Kapolri dan Kejaksaan Agung," tambahnya.

Sambung Sofyan mengatakan, di Jakarta Timur, dirinya langsung menghukum 9 orang pejabat BPN akibat pelanggaran yang mereka lakukan.

"Ada yang dipecat dan dibuang ke tempat jauh, ada yang turun pangkat, karena melakukan pelanggaran yang menyebabkan mafia bisa bergerak," ucapnya.

Terlebih, saat ini para mafia tanah menggunakan mekanisme buzzer sosmed untuk melawan, dengan skenario seakan mereka menjadi korban.

Sofyan menegaskan, bagi pihaknya, mafia adalah mafia. Pihak Kementerian ATR/BPN sejauh ini terus menangkap mafia, yang paling banyak di Medan.

"Kita tangkap, penjarakan. Bekerja mengurangi mafia tanah bukanlah hal yang mudah. Ke depannya, saya yakin mereka akan berpikir dua kali tiga kali sebelum beraksi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini