76,02% Pembeli Properti Residensial Masih Gunakan KPR

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 470 2308664 76-02-pembeli-properti-residensial-masih-gunakan-kpr-d9mZ4WRAaX.jpg Rumah (Shutterstock)

JAKARTA - Pada triwulan III-2020 pengembang masih mengandalkan modal dari dana internal perusahaan sebagai sumber utama pembiayaan proyek perumahan. Di mana, dengan persentase sebesar 66,87% terhadap modal perusahaan.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan sumber pembiayaan properti berikutnya yang digunakan oleh pengembang antara lain pinjaman perbankan dan pembayaran dari konsumen dengan proporsi masing-masing 22,17% dan 8,56% dan total modal.

"Berdasarkan komposisi dana internal, porsi terbesar berasal dari modal disetor (50,07%) dan laba ditahan (45,4%)," kata Onny.

Sementara itu, pembelian properti residensial oleh konsumen mayoritas masih dibiayai dari fasilitas KPR. "Hal ini tercermin dari hasil survei harga properti BI yang mengindikasikan mayoritas konsumen (76,02%) membeli properti residensial dengan menggunakan fasilitas KPR, sementara sebanyak 17,67% lainnya dengan tunai bertahap dan 6,31% dengan tunai," jelas Onny.

Baca selengkapnya: KPR Masih Jadi Rajanya Proses Pembelian Rumah

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini