Inggris Ingin Bantu Pemulihan Ekonomi di ASEAN

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 320 2309282 inggris-ingin-bantu-pemulihan-ekonomi-di-asean-GpdbIHCvNP.jpg Ekonomi Dunia Bisa Resesi karena Covid-19. (Foto: Okezone.com/Freepik)

 JAKARTA - Para menteri, pejabat hingga pengusaha dari Inggris bekerjasama memulihkan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi di ASEAN. Pasalnya, antara ASEAN dan Inggris memiliki hubungan ekonomi yang solid.

Menteri Perdagangan Internasional Liz Truss mengatakan bahwa Inggris adalah mitra jangka panjang bagi ASEAN. Hubungan Ekonomi yang kuat memungkinkan perdagangan bilateral tumbuh stabil dalam 10 tahun terakhir, hingga hampir menyentuh £42 miliar.

Baca Juga: Covid-19 Buat Semua Negara Reset Perekonomian

“2020 adalah tahun yang cukup menantang namun juga merupakan periode bagi kerja sama Inggris-ASEAN yang lebih baik," kata Liz di Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Dalam 10 tahun terakhir, perdagangan Inggris-ASEAN tumbuh hingga hampir 70% mendekati £42 miliar. Terlepas dari tantangan yang ada, tahun 2020 terbukti menjadi tahun yang sangat penting bagi hubungan Inggris-ASEAN.

Baca Juga:  Belum Ada yang Menang Lawan Covid-19, Ekonomi Global Penuh Ketidakpastian

Pada KTT Bisnis dan Investasi ASEAN di Hanoi, Vietnam hari ini, Menteri Senior Perdagangan Internasional Inggris, Liz Truss secara virtual menyampaikan kata sambutan di hadapan panel “Teknologi dan Masa Depan Kerja di ASEAN”

Kemajuan teknologi dikombinasi dengan dampak COVID-19 akan mempengaruhi masa depan pekerjaan. Dengan meningkatnya adopsi terhadap teknologi digital secara global, Liz mengutarakan pentingnya menguasai kemampuan untuk bekerja berjarak jauh dalam semua sektor.

Adapun, Inggris memutuskan untuk lebih fokus kepada kawasan Indo-Pacific dan bertekad untuk memperkuat hubungan ekonomi dan digital guna membanun masa depan yang lebih baik bagi kedua negara”

“Saya mengucapkan selamat kepada Vietnam atas pencapaiannya sebagai Ketua ASEAN tahun ini dan saya menantikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan Brunei Darussalam di 2021," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini