Sentil Belanja Konstruksi Lambat, Jokowi: Bisa Ambruk Bangunannya

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 320 2311704 sentil-belanja-konstruksi-lambat-jokowi-bisa-ambruk-bangunannya-pF1c8TL3dN.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyoroti masih adanya kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang bekerja secara rutinitas tanpa adanya terobosan. Dia mengungkapkan salah satu dampaknya realisasi belanja menjadi terlambat.

“Akibatnya tadi realisasi belanja yang sudah dianggarkan baik di APBN baik di APBD terlambat,” katanya saat membuka Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah secara virtual, Rabu (17/11/2020).

 Baca juga; 8 Jalan Tol dan 8 Bendungan yang Siap Diresmikan Presiden Jokowi

Dia menyebut bahwa waktu yang tersisa untuk belanja saat ini kurang dari sebulan. Dia menyoroti masih ada sektor yang belum melakukan pengadaan.

“Tadi pak LKPP menyampaikan ini bulan November, sudah tanggal 18 November. Masih ada yang untuk proses konstruksi masih dalam proses Rp40 triliun. Terus mengerjakannya kapan? Pengerjaannya kapan? Tinggal sebulan. Ingat tanggal 22 sudah tutup masuk libur panjang akhir tahun,” ujarnya.

 Baca juga: Menteri Basuki Libatkan UMKM Bangun Proyek Infrastruktur

Jokowi mengatakan anggaran konstruksi jangan terlalu cepat dibelanjakan di akhir tahun. Dirinya mengatakan, jika dibelanjakan sekarang dan langsung dikerjakan maka bangunannya bisa saja ambruk.

“November masih Rp40 triliun dan itu adalah konstruksi. Terus nanti kalau misalnya jadi, barangnya kayak apa? Kalau bangunan ya ambruk. Kalau jembatan ya ambruk. Hanya berapa bulan. Jangan sampai sekali lagi diulang-ulang semuanya menumpuk di akhir tahun,” tegasnya.

Dia menekankan bahwa di dalam situasi krisis seperti sekarang ini yang dibutuhkan adalah kecepatan dalam realisasi belanja pemerintah. Pasalnya belanja pemerintahlah yang mendorong permintaan.

“Meningkatkan konsumsi masyarakat yang selanjutnya menggerakan produksi dan tentu saja kita harapkan ekonomi akan tumbuh kembali,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini