Soal Vaksin Covid-19 Halal, Begini Kata Wapres

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 08:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 320 2312806 soal-vaksin-covid-19-halal-begini-kata-wapres-c8WvGK8cgO.jpg Wapres RI Ma'ruf Amin (Dok Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut saat ini vaksin covid-19 sudah ada. Akan tetapi masih harus dilakukan proses uji klinis terlebih dahulu.

Menurut Ma’ruf, setelah melewati proses uji klinis, maka vaksin harus mendapatkan sertifikasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk memastikan agar vaksin tersebut aman sebelum disuntikan kepada masyarakat.

 Baca juga: Demi Kelancaran Vaksinasi Covid-19, Wapres: Perlu Siapkan Data-Data

"Nanti vaksinnya itu sesudah melewati proses uji klinisnya sudah selesai, kemudian juga ada izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang sifatnya itu bahwa vaksin itu aman, punya kasiat, efektif dan kemanjurannya juga sudah dipertanggungjawabkan,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (20/11/2020).

Infografis Vaksin Covid-19

Setelah itu lanjut Ma’ruf, akan dilakukan sertifikasi lanjutan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal ini untuk memastikan jika vaksin covid-19 halal untuk diproduksi.

 Baca juga: Bamsoet Dukung TNI-Polri Terlibat Dalam Vaksinasi Massal Covid-19

“Dan nanti juga kebolehan dipakai itu juga kita harapkan segera keluar dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)," ucapnya.

Terkait kebolehan penggunaan vaksin dari MUI, menurut Wapres, itu bisa karena vaksin tersebut halal atau karena berdasarkan kedaruratan. Untuk itu, Wapres menegaskan kembali bahwa sertifikasi atau fatwa dari MUI akan keluar sebelum vaksin diedarkan.

"Yang terpenting, MUI sebagai lembaga otoritas akan memberikan fatwanya tentang masalah itu. Sekarang sebenarnya sudah ada pemeriksaan awal, jadi tinggal nanti menunggu hasilnya. Vaksinnya sudah ada dan sedang diperiksa. Yang ada di Beijing itu sudah ada tim bersama dari BPOM juga dari MUI, sekarang nanti menjelang vaksinasi itu harus terlebih dahulu keluar," jelas Wapres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini