JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berada di zona merah pada sesi terakhir perdagangan Jumat 20 November 2020. IHSG ditutup melemah 22,40 poin atau 0,40% ke 5.571.
Adapun bursa saham regional Asia mayoritas ditutup menguat pada perdagangan terakhir di pekan ini, kecuali Indeks Nikkei 225 (Tokyo) yang ditutup melemah 106,97 poin atau 0,42% ke 25.527,36.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) ditutup menguat 94,56 poin atau 0,36% ke 26.451,53, Indeks Shanghai Composite (China) ditutup menguat 14,64 poin atau 0,44% ke 3.377,73 dan Indeks Straits Times (Singapura) ditutup menguat 36,01 poin atau 1,30% ke 2.813,01.
Berikut fakta pergerakan IHSG selama periode 2-6 November 2020 berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI):
1. IHSG Sepekan Naik 2,03%
Dalam sepekan perdagangan, IHSG mengalami peningkatan 2,03% dan berada pada level 5.571 dari posisi 5.461 pada penutupan pekan lalu.
2. Kapitalisasi Pasar Naik
Senada dengan IHSG, kapitalisasi pasar bursa turut menunjukkan kenaikan sebesar 2,00% menjadi Rp6.474,868 triliun dari minggu sebelumnya Rp6.347,942 triliun
3. Nilai Transaksi Harian Bursa
Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,79% atau Rp12,416 triliun dari Rp12,319 triliun pada penutupan pekan lalu.
4. Volume Transaksi
Peningkatan tertinggi selama sepekan ini terjadi pada rata-rata volume transaksi, yaitu sebesar 13,54% menjadi 18,217 miliar saham dari 16,044 miliar saham pada pekan yang lalu.
Kemudian, rata-rata frekuensi harian selama sepekan turut meningkat 3,60% menjadi 949.073 ribu kali transaksi dibandingkan 916.063 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.