UMK Disahkan, Mulai Tahun Depan Buruh di Bekasi Gajian Rp4,7 Juta

Wisnu Yusep, Jurnalis · Senin 23 November 2020 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 320 2314371 umk-disahkan-mulai-tahun-depan-buruh-di-bekasi-gajian-rp4-7-juta-7HdFYPAByA.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

BEKASI – Mulai per 1 Januari 2021, upah minimum Kabupaten (UMK) Bekasi ditetapkan sebesar Rp4.791.843 atau naik sebesar 6,51% dibandingkan pada tahun sebelumnya yakni Rp4.498.961.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi Suhup mengatakan, kenaikan UMK itu sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Barat yang ditandatangani pada Sabtu 21 November 2020.

"Mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2021," kata Suhup kepada wartawan, Senin (23/11/2020).

Baca Juga: Daftar Kenaikan UMK Jatim, Paling Tinggi Surabaya Rp4,3 Juta 

Surat keputusan Gubernur Jawa Barat No.561/Kep.774-Yanbangsos/2020 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota se-Jawa Barat tahun 2021 itu, lanjut Suhup, menetapkan Kabupaten Karawang sebagai daerah dengan UMK tertinggi, selisih Rp6.500 dengan Kabupaten Bekasi.

"Kabupaten Bekasi ada di peringkat kedua UMK tertinggi di Jawa Barat sekaligus Nasional, selisih Rp6.500 dengan Kabupaten Karawang," ungkap Suhup.

 

Kenaikan besaran upah ini, lanjut Suhup, melalui negosiasi alot berujung pengambilan keputusan lewat pengambilan suara terbanyak Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi yang terdiri atas pemerintah daerah, serikat buruh, asosiasi pengusaha dan serikat buruh.

"Kami minta teman-teman dengan segala kekurangannya bisa legowo dan menerima hasil keputusan UMK 2021 tersebut," ungkap Suhup.

Kenaikan UMK ini juga, lanjut Suhup, didasari atas inflasi dan Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Namun karena di Kabupaten Bekasi tidak ada inflasi akhirnya mengambil inflasi dari Kota Bekasi sebesar 2,33% ditambah 4,18% PDB berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini