Jadi Petani Milenial, Ini Keuntungan dan Tantangannya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 23 November 2020 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 455 2314738 jadi-petani-milenial-ini-keuntungan-dan-tantangannya-4DFJTK4qdO.jpg Petani Milenial (Shutterstock)

JAKARTA – Kaum milenial yang memilih profesi menjadi petani di Indonesia tentu masih bisa dihitung menggunakan jari. Pasalnya, mereka masih menilai kalau pekerjaan tersebut belum bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah yang signifikan.

Ketua Duta Petani Milenial Sandi Octa Susila menyebut bila ada orang yang masih menganggap sektor pertanian tak menghasilkan uang yang banyak adalah pemikiran yang keliru. Sebab, dirinya selama lima tahun berkecimpung di bidang tersebut, pekerjaan itu bonafid dan menguntungkan.

 Baca juga: Jokowi Tagih Komitmen Pengusaha Dampingi 2 Juta Petani Swadaya

“Kalau enggka ada uangnya, saya ke sektor lain. Saya rasakan betul usaha yang saya jalankan memang kurang lebih udah 5 tahun,” kata Sandi di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).

Dia mengisahkan awal mula dirinya memutuskan menjadi wirausahawan di sektor pertanian. Kala itu, dirinya hanya memiliki 5 hingga 15 petani. Namun, kini karena sudah semakin berkembang, sudah ada 385 petani yang bergabung untuk mengelola lahan sebesar 98 hektare.

 Baca juga: Proyek Korporasi Petani Berbasis Koperasi Ditargetkan Beroperasi Maret 2021

“Alhamdulillah sekarang saya punya 385 petani. Karena kita memang ada beberapa aspek kerjasama. ada 98 hektare yang kita kelola lahan tersebut. Yang mengelola para petani,” ujarnya.

Dia menyebut membangun bisnis pertanian memang sulit ketika di awal. Apalagi saat mengkonsolidasikan para petani di desanya yang seluruhnya berusia tua.

Menurut Sandi, penggunaan teknologi digital tidak bisa digunakan oleh generasi petani tua saat ini. Ia mengaku telah berulang kali melatih petani namun tetap tidak bisa diadaptasi.

“Kalau dulu saya ke lahan 8 hektare harus keliling melihat situasi, saat ini dalam satu dashboard, semua terdata citra satelit yang melaporkan semua melalui petugas lapangan,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini