Menaker Sebut Ada 6 Provinsi yang Tetap Naikkan UMP 2021

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 320 2315911 menaker-sebut-ada-6-provinsi-yang-tetap-naikkan-ump-2021-n4w5ApUAog.jpg Menaker Ida Fauziyah (Foto: Kemnaker)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat ada satu provinsi yang kembali menaikkan upah minimum provinsi (UMP) di tahun depan. Adapun provinsi tersebut adalah Bengkulu.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan dengan adanya penambahan ini, maka total yang menaikkan upah di 2021 menjadi sebanyak enam provinsi, dari sebelumnya hanya lima provinsi.

Baca juga: UMK 2021 di Banten Naik 1,5%, Buruh Tak Terima dan Kecewa Berat

Rinciannya, keenam provinsi tersebut yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, dan Bengkulu.

“Ada enam provinsi yang menetapkan UMP 2021 lebih tinggi dari 2020,” ujar Menteri Ida dalam rapat virtual, Rabu (25/11/2020).

 Baca juga: UMK Disahkan, Mulai Tahun Depan Buruh di Bekasi Gajian Rp4,7 Juta

Kata dia, ada 27 provinsi lainnya yang tak menaikkan UMP di tahun depan. Satu provinsi, yakni Gorontalo belum menetapkan kebijakan UMP di tahun mendatang.

"Ada satu provinsi yang belum menaikan UMPnya yaitu Gorontolo," katanya.

Dia memastikan penetapan UMP ini akan diputuskan oleh Kemnaker pada akhi tahun. Nantinya, Menaker akan membuat aturan dan penetapan di setiap wilayah.

"Itu masih kita tunggu dan keputusannya. Akhir tahun kita akan umumkan dan kita putuskan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini