Share

RI Masuk 20 Negara dengan Jumlah Pengusaha Wanita Terbanyak

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 320 2316039 ri-masuk-20-negara-dengan-jumlah-pengusaha-wanita-terbanyak-jFqGf7FmRG.jpg Pengusaha Wanita Banyak Terdampak Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - International Labour Organization (ILO) – MIWE 2020 memberikan peringkat bagi negara-negara secara global dalam hal kemajuan para perempuan di dunia bisnis sebelum pandemi terjadi di 58 negara (termasuk 15 negara di kawasan Asia Pasifik). Di mana angka tersebut mewakili hampir 80% tenaga kerja perempuan.

Dari 58 negara yang, 12 negara berhasil naik lima peringkat atau lebih dari tahun-ke-tahun, sementara 10 negara turun lima peringkat atau lebih. Adapun, Indonesia peringkat ketujuh belas, pengusaha wanita terbanyak.

Baca Juga: Pengusaha Wanita Banyak Terdampak Covid-19, Simak Faktanya

Negara-negara di kawasan Asia Pasifik yang tumbuh pesat meliputi Tiongkok Daratan (+6) dan Indonesia (+5) sedangkan penurunan terbesar terlihat di Singapura (-12), Filipina (-10), Hong Kong (-8), dan Vietnam (-7).

Executive Vice President, Enterprise Partnerships, Asia Pacific, Mastercard Julienne Loh mengatakan, negara-negara dengan tingkat kinerja perekonomian terbaik menurut MIWE 2020 merupakan contoh bagaimana negara dengan mekanisme dukungan berbasis gender memiliki hasil yang cepat dan signifikan. Untuk pertama kalinya, Israel menduduki puncak MIWE sebagai negara terbaik bagi pengusaha perempuan di seluruh dunia, naik dari peringkat ke-4 pada tahun 2019.

Baca Juga: Menperin Agus Dorong Pengusaha Wanita Ikut Pulihkan Ekonomi

"Dengan misi untuk menggandakan jumlah pengusaha perempuan dalam dua tahun, kesuksesan Israel didorong oleh dukungan kelembagaan yang berfokus pada UKM peringkat 'Dukungan untuk UKM' Israel melonjak dari peringkat ke-42 pada tahun 2019, menjadi peringkat pertama pada tahun 2020," kata Julienne di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Negara terkuat tahun lalu, Amerika Serikat (turun dari posisi ke-1 menjadi ke-2) dan Selandia Baru (turun dari posisi ke-2 menjadi posisi ke-4) menunjukkan bahwa negara-negara yang menerapkan inisiatif berbasis gender dewasa memiliki kinerja yang lebih baik di panggung global, dengan fokus berkelanjutan pada peningkatan kondisi bagi para perempuan di dunia bisnis.

Di kedua negara tersebut, persepsi budaya yang mendukung kewirausahaan, visibilitas tinggi para pemimpin perempuan yang berperan sebagai panutan bagi calon pengusaha, dan kondisi kewirausahaan yang mendukung, memainkan peranan penting dalam kesuksesan mereka.

Mayoritas negara (34 dari total 58 dalam laporan ini) memiliki skor MIWE yang bagus, yaitu antara 60 hingga 70 seperti Australia, Indonesia, Tiongkok Daratan, Singapura, Vietnam, dan Malaysia, sementara 13 negara memiliki skor yang lebih rendah, yaitu antara 50 hingga 60 seperti Jepang dan India.

“Laporan ini semakin memperjelas bahwa terlepas dari kekayaan ekonomi, tingkat perkembangan, ukuran, dan lokasi geografis, ketidaksetaraan gender terus berlanjut bahkan sejak sebelum pandemi. Covid-19 hanya memperburuk situasi yang sejak awal sudah bermasalah. Covid-19 secara tidak adil telah mengganggu kehidupan dan mata pencaharian perempuan lebih besar dibandingkan laki-laki," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini